Prof Mohammad Arsjad Anwar—Kenangan Seorang Murid


Prof Mohammad Arsjad Anwar wafat Senin malam (25 April) dalam usia 85 tahun. Saya diminta oleh Humas FEBUI menyampaikan kesan dan pengalaman berinteraksi dengan Almarhum. Malam itu juga saya selesaikan tulisan ini hingga menjelang subuh. Teramat banyak kenangan. Baru sekelumit yang bisa saya tuliskan sebelum mengantar jasadnya ke pemakaman siang tadi. *** Saya beruntung menikmati

Lanjutkan membaca

Interview with Faisal Basri: Soeharto ‘s Capabilities Can No Longer Be Relied Upon


In midst of an acute monetary crisis, the 1998/1999 draft state budget (RAPBN) increased to Rp. 133 trillion, or a 32% increase from the previous one. The government seemed to be optimistic about achieving the targets. Indeed, the present rupiah exchange rate of around Rp. 8,000 -Rp. 9,000 to the dollar is programmed to return

Lanjutkan membaca

Jangan Tunggu 2045: Musuh Kita adalah Perangkap Semenjana; Prioritas Kita Berbenah, Bukan Pindah


Saya baru pertama kali berjumpa dan berdiskusi dengan Mas Gita Wirjawan ketika diundang untuk mengisi podcast yang ia asuh: Endgame. Banyak topik yang dibahas secara mendalam. Waktu merembet tak terasa hingga senja menjelang. Mas Gita piawai menggali dan menggali hingga tuntas hingga tak ada lagi yang menggantung. Pertanyaan-pertanyaannya sangat tajam dan tak terduga, membuat saya

Lanjutkan membaca

Penguasa Sudah Buta


Ratusan triliun mereka keruk isi perut Ibu Pertiwi. Penguasa diam membisu. Penguasa mengobral bijih nikel, menetapkan harga hanya sekitar seperempat  dari harga di negeri mereka sendiri. Tak pelak lagi, mereka berbondong-bondong ke sini. Kalau perlu pindahkan pabrik smelter nikel di negerinya. Bisa jadi mesin bekas yang dipindahkan itu diakui sebagai mesin baru, harganya digelembungkan agar seolah-olah

Lanjutkan membaca

Harga Minyak Goreng Meroket karena Pemerintah, Maksudnya?


Sudah dua tulisan tentang lonjakan harga minyak goreng di blog ini, masing-masing berjudul Ulah Pemerintahlah yang Membuat Harga Minyak Goreng Melonjak dan Di Balik Lonjakan Harga Minyak Goreng. Posting yang ketiga ini adalah wawancara dengan Narasi TV, berlangsung pada 5 Februari 2022. Semoga semakin memperjelas duduk parkara lonjakan harga dan kelangkaan mintak goreng. Hasil wawancara

Lanjutkan membaca

Faisal Basri: A Study in Humility 


Berni K. Moestafa, The Jakarta Post, Jakarta, September 24, 2002.  On Faisal Basri, modesty stands out like his trademark khaki trousers, his light-colored shirt and his leather sandals among other men in suits. “Help yourself please,” he said, pointing to a selection of tea and coffee, in the corner of his office while he prepared

Lanjutkan membaca

Oligarki Batu Bara Kian Mencengkeram dan Untouchable


Kenikmatan berbinis batu bara tak ada habis-habisnya. Perpanjangan konsesi nyaris dalam genggaman, rente dari ekspor tak dikenakan pajak atau pungutan sehingga berpotensi melanggar UUDD 1945. Bisa dapat fasilitas royalti nol persen juga jika menyulapnya menjadi DME (dimethyl ether) yang digadang-gadang sebagai pengganti LPG (liquefied petroleum gas). Persyaratan lingkungan diperingan, sanksi pidana diubah jadi sanksi perdata,

Lanjutkan membaca

Ulah Pemerintahlah yang Membuat Harga Minyak Goreng Melonjak


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, harga minyak goreng pada Desember 2021 naik 34 persen dibandingkan Desember tahun sebelumnya. Pada Desember 2020 harga eceran minyak goreng Rp15.792 per liter, sedangkan pada Desember 2021 sudah mencapai Rp21.125 per liter. Banyak berita menuduh lonjakan harga minyak goreng akibat ulah pengusaha. Bahkan ada yang menengarai terjadi praktik kartel oleh

Lanjutkan membaca