Refleksi Tahun Pandemi


DETIKCOM | RABU, 30 DES 2020 20:28 WIB

DROOFTALK

Refleksi Tahun Pandemi 

Di penghujung tahun 2020, D’Rooftalk membahas berbagai peristiwa yang menjadi sorotan sepanjang tahun. Alfito Deannova didampingi Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang akan membahasnya bersama guru besar hukum UGM Zainal Arifin Mochtar, ekonom senior Faisal Basri dan analis politik Hendri Satrio. Simak perbincangannya.

—Redaksi Detikcom

Selengkapnya bisa dilihat di sini. Giliran saya pada menit ke-30:59.

COVID-19 dan Millennials


IDN Times

INDONESIA MILENNIAL REPORT 2021 – EKONOM FAISAL BASRI BICARA SOAL DAMPAK COVID-19

Ekonom Faisal Basri menilai program Kartu Prakerja tak berdampak signifikan dalam mendukung ketahanan ekonomi pekerja. Menurut dia, sasaran peserta program Kartu Prakerja tak sesuai dengan kondisi saat ini. “Angka pengangguran naik akibat COVID-19, dari 4,99 persen saya perkirakan (sekarang) di atas 7 persen. Jadi pastikan orang yang menganggur itu tidak kelaparan. Itu yang paling penting dulu, sehingga dia tidak melakukan tindakan-tindakan yang cenderung kekerasan. Kan sekarang kekerasan meningkat, ya. Penjambretan, bahkan di Jalan Sudirman (Jakarta) ada yang sudah berani jambret (karena lapar),” kata Faisal dalam wawancara khusus bersama IDN Times, Selasa (15/9/2020).

—Redaksi IDN Times

Selengkapnya bisa diunduh di sini.

Jokowi Butuh Panglima Perang Lawan COVID-19 (Video)


Cokro TV | Ekonomi Politik Faisal Basri | Episode 21

Menghadapi wabah COVID-19 bisa dianalogikan dengan perang. Dalam peperangan, niscaya ada panglima perang yang mendedikasikan segenap jiwa dan raganya melawan musuh tanpa dibebani pekerjaan lain. Dalam perang butuh mobilisasi prajurit dan logistik a la perang, bukan dengan cara-cara biasa dalam keadaan normal. Sebab itu, Jokowi butuh panglima perang untuk lawan Covid-19. —Redaksi Cokro TV

Selengkapnya bisa diunduh di sini.

Versi tulisan telah hadir sebelumnya di blog ini dengan judul Saatnya Ada Panglima Perang Purnawaktu Taklukkan Wabah COVID-19

Yang Masalah Fiskal Kok yang Diobrak-abrik Moneter?


Cokro TV | Seruput Kopi – Eko Kuntadhi

Kali ini Seruput Kopi Cokro TV menyoroti kinerja tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju dalam menghadapi pandemi. Ekonom Faisal Basri menyebut ada kebijakan yang keliru dalam merespon kelesuan ekonomi, kemudian memberikan beberapa masukan. Simak lebih lanjut dalam Seruput Kopi dengan Faisal Basri: Yang Masalah Fiskal kok yang Diobrak-abrik Moneter. —Redaksi Cokro TV

Selengkapnya bisa disaksikan di sini.

Faisal Basri, Pribadi Sangat Sederhana, Tetapi Hasilkan Pemikiran tidak Sederhana Tentang Indonesia


Catatan: Rabu, 26 Agustus 2020, sore hari, saya mengunjungi kediaman Bang Helmi Yahya di bilangan Cipete, memenuhi undangan untuk rekaman “Helmi Yahya Bicara.” Sudah lama tak jumpa, kami cukup lama ngobrol sebelum ke ruangan rekaman. Seusai rekaman, kami menyantap mpekmpek yang telah tersaji di meja makan. Lemak nian. Faisal Basri

Video kali ini saya akan berbincang-bincang dengan seorang tokoh luar biasa, Faisal Basri. Seperti apa analisa beliau soal Indonesia yang diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi nomer 5 dunia pada tahun 2025. Langsung simak aja ya. Semoga menginspirasi. –Hemi Yahya

Selengkapnya bisa disaksikan di video ini.

Saatnya Bangun Ekonomi dengan Otak, Ga Cuma Otot


Cokro TV | Ekonomi Politik Faisal Basri | Episode 20

Sejak kemerdekaan Indonesia, tingkat produktivitas Indonesia belumlah mengalami peningkatan yang optimal. Salah satunya disebabkan karena kurangnya sentuhan teknologi dan pengembangan riset. Mengapa itu penting? Simak penjelasan lengkap Faisal Basri di Ekonomi Politik Faisal Basri hanya di Cokro TV. —Redaksi Cokro TV