Category Archives: Makroekonomi

APBN dan Utang: Lebih Baik Tingkatkan Kewaspadaan dan Redam Ambisi Jangka Pendek

Setelah melalui penantian panjang hampir genap dua dasawarsa, akhirnya perusahaan pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) kembali memberikan status investment grade dengan menaikkan long-term sovereign credit rating Indonesia. Selengkapnya lihat Penantian Panjang Meraih Status Investment Grade dari S&P. Pertimbangan utama S&P meningkatkan peringkat Indonesia … Continue reading

Posted in Ekonomi Politik, Makroekonomi, Public Policy, Uncategorized | 2 Comments

Penantian Panjang Meraih Status Investment Grade dari S&P

Hari ini (19 Mei 2017), Standard & Poor’s (S&P) menaikkan long-term sovereign credit rating Indonesia satu notch dari BB+ menjadi BBB-. Dengan kenaikan peringkat oleh S&P itu, maka Indonesia telah lengkap menyandang status investment grade yang diberikan oleh kelima perusahaan pemeringkat internasional. Alasan … Continue reading

Posted in Fiscal Policy, Makroekonomi | 2 Comments

Bursa Saham Indonesia Cetak Rekor Baru

Keputusan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 0,75 persen pada 15 Maret 2017 lalu direspon dengan penuh gairah. The Economist menyebutnya: “The global economy enjoys a synchronsed upswing.” Hampir semua pasar saham dunia yang masuk … Continue reading

Posted in Capital Market, Makroekonomi, Monetary Policy | 6 Comments

Pemerintah Tidak Boleh “Ugal-ugalan” Lagi

Akhir bulan lalu saya menulis Target Penerimaan Pajak Masih Tergolong Sangat Ambisius. Ada yang perlu lebih didalami dari tulisan itu agar kita lebih seksama mengarungi tahun 2017 dan setelahnya. Kita berharap pemerintah lebih waspada sejak dini dengan mempersiapkan langkah-langkah antisipatif menghadapi … Continue reading

Posted in Fiscal Policy, Infrastructure, Makroekonomi, Political Economy, Politics, Politik, Public Policy, SOEs | 1 Comment

Faisal Basri: Kebijakan Ekonomi Pemerintah “Ugal-ugalan”

KOMPAS.COM, Rabu, 8 Maret 2017 | 07:33 WIB Faisal mengatakan, pada tahun 2015, pemerintah mematok target penerimaan pajak APBN-P sebesar Rp 1.489 triliun atau 29,8 persen dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.147 triliun. Target yang hampir mencapai 30 … Continue reading

Posted in Fiscal Policy, Infrastructure, Makroekonomi, News, Political Economy, Public Policy | Leave a comment

Inflasi Mengakselerasi dan Prospek Suku Bunga

Hari ini (1 Maret 2017) BPS merilis data inflasi terbaru. Bulan lalu laju inflasi year-on-year tercatat 3,83 persen, lebih tinggi dibandingkan Januari sebesar 3,49 persen. Inflasi bulan Desember 2016 sekaligus inflasi sepanjang tahun 2016 tercatat 3,02 persen. Kelompok makanan jadi, … Continue reading

Posted in Agriculture, Makroekonomi | 1 Comment

Target Penerimaan Pajak Masih Tergolong Sangat Ambisius?

APBN 2017 sangat konservatif bila dibandingkan dengan APBN-P 2016. Target penerimaan total dan penerimaan pajak maupun pengeluaran mengalami penurunan, sesuatu yang sangat jarang terjadi. Dalam keadaan normal, sepanjang pertumbuhan ekonomi masih positif dan  terjadi inflasi (asumsi APBN 2017 masing-masing adalah … Continue reading

Posted in Fiscal Policy, Makroekonomi, Utang | 3 Comments