Akankah …


Awan kelabu mendekat Bergerak ke arah Timur Bergegas kian cepat, bergumpal-gumpal Mengusir awan seputih kapas di atasnya * Pepohonan gelisah Ingin berlari tapi tak kuasa Sesekali merunduk memanjatkan doa Agar badai tak menumbangkannya * Senja segera tiba Mentari muram Meratapi nasibnya Yang tak bisa menerangi lagi * Lalu hujan rintik-rintik Membasuh bumi Melumatkan penat Menyejukkan nurani * Ia tinggalkan sesal Ia…

Bangkitkan Asa


Berlari kencang tetapi tak kunjung sampai ke tujuan Bahkan terkadang menjauhinya *** Memanjat sampai ke puncak tetapi tak ada yang tergapai Bahkan yang di genggaman terbang tak berbekas *** Berburu di hutan tetapi tak dapat satu pun binatang yang disasar Malahan tersesat di belantara tak temui jalan kembali *** Keruh hati dan pikirannya Dikelilingi kawanan…

Selamat Tahun Baru Sahabat


Awan kelabu mendekat Bergerak ke arah Timur Geraknya kian cepat, bergumpal-gumpal Menutupi awan seputih kapas di atasnya ** Pepohonan gelisah Ingin berlari tapi tak kuasa Sesekali merunduk memanjatkan doa Agar badai tak menumbangkannya ** Senja segera tiba Mentari muram Meratapi nasibnya Yang tak bisa menerangi lagi ** Lalu hujan rintik-rintik Membasuh bumi Melumatkan penat Menyejukkan…

Kesadaran


Ketika kesadaran tak membuahkan tindakan Mengawang dan berputar-putar Lalu sirna dalam pusaran Tak meninggalkan jejak *** Jakarta, 28 Desember 2019

Senyap


Dalam kerumunan Sepi menyelinap Sapa mereka yang tulus Tak mengusik sukmanya Ia menerawang Menembus ruang dan waktu Hadirnya sebatas sosok raga ** Kelu lidahnya Satu dua kata tersampaikan Tanpa makna Geraknya tak bertenaga Hadirnya tanpa keceriaan ** Ia tinggalkan riuh ruangan Menelusuri pedestrian dengan kilau pancaran lampu Tapi tak menerangi pandangannya Keindahan sekeliling tak menebar…

Sang Kelana


Ia mengepakkan kedua sayapnya berkelana di alam bebas. Sesekali ia menukik ke sungai melepas dahaga, syukur-syukur ada ikan di permukaan sekedar untuk mengisi perut yang kosong. Ia tak pernah menimbun makanan, apalagi menyiapkannya untuk anak-cucu tujuh turunan. Kapan pun hendak melepas penat, ia bebas memilih dahan yang dihinggapi. Tak terbayangnya olehnya hidup di sangkar, walau sangkar…

Teladan


Catatan: Siang nanti (13/8), insya Allah buku kami berjudul Untuk Republik: Kisah-kisah Teladan Kesederhanaan Tokoh Bangsa akan diperkenalkan kepada publik. Panitia meminta saya memberikan kata sambutan. Berat rasanya memenuhi permintaan itu. Dua puluh tiga tokoh yang dikisahkan dalam buku itu tak tergantikan oleh kata sambutan dari kami sendiri. Sebagai penggantinya, perkenankan saya untuk mempersiapkan sekedar…

Rindu


Kala kami berkumpul saling bermaafan, hanya engkau yang tak hadir Kami berfoto bersama, tak ada dirimu Rindu menggunung membayangkan engkau nun jauh di benua berbeda Tak ada ketupat, sayer tauco pedas, dan rendang yang biasa engkau santap *** Ketika engkau kirim foto dirimu di tengah keluarga tempatanmu Terobati rindu, walau rindu itu tetap tak terperikan…

Di Puncak Gundah Masih Ada Asa


Burung pipit itu tak kuasa lagi menahan diam Di tengah gemuruh kicau memekakkan telinga Ia menepi seraya menatap ke langit Awan pekat bergulung-gulung ~ Air mata tertahan di kelopak Tak kuasa lagi melontarkan amarah Senyumnya tak lagi menyembul Tak ada lagi senda gurau ~ Hari penantian segera tiba Musyawarah burung-burung Mempertaruhkan masa depan habitatnya Dari…

Gentayangan


Gentayangan Hidup tetapi sekedar jasad Berotak tetapi kehilangan akal sehat Berucap tetapi bertolak makna Tersenyum tetapi untuk meluapkan dendam * Tidak menerangi Apalagi mencerahkan Kelam hatimu Kusam parasmu * Gerombolan teriakkan jargon bagai buih Gelorakan kebencian Di tengah kerumunan pucat pasi Yang kehilangan asa * Di seberang sana Anak-anak bernyanyi Menebar asa Dengan percaya diri…