Faisal Basri: Saya Lebih Percaya Kredibilitas Boediono Daripada Bamsoet dan Misbakhun

Sabtu, 15 Februari 2014 , 16:56:00 WIB

Laporan: Samrut Lellolsima
RMOL. Sebenarnya tidak ada pihak yang salah atau bertanggung jawab atas penggolontoran dana talangan alias bailout ke Bank Century yang saat ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kan nggak ada yang salah. Itu ada aturan, kalau bank sedang colaps, ada FPJP kemudian diambil alih. Sama sekali nggak ada yang salah itu kebijakan Bank Central (Bank Indonesia),” ujar pengamat ekonomi, Faisal Basri, dalam sebuah diskusi di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, Sabtu (15/2).Menurutnya, sejak awal persoalan aliran dana talangan sebesar Rp6,7 trilliun ini dipolitisasi. Kasus ini seakan-akan dibuat seperti novel yang kemudian dikerucutkan menjadi tanggung jawab bekas Gubenur Bank Indonesia (BI), Boediono.

“Seolah-olah Pak Boediono jadi Cawapres itu, maharnya Century,” terang dosen Universitas Indonesia.

Sumber:http://www.rmol.co/read/2014/02/15/143985/Faisal-Basri:-Saya-Lebih-Percaya-Kredibilitas-Boediono-Daripada-Bamsoet-dan-Misbakhun

Padahal menurut dia, Boediono belum tentu bersalah dalam sewaktu membailout Century. Dibanding dua inisiator hak angket Bank Century, M. Misbakhun dan Bambang Soesatyo, Faisal lebih percaya kepada Boediono.

“Misbhakun kok dipercaya. Saya lebih percaya kredibilitas Pak Boediono ketimbang Bamsoet (sapaan Bambang Soesatyo) dan Misbhakun. Tapi kalau ada bukti yang menyebutkan Pak Boediono ngambil duit, saya yang di depan (melawan, red),” terang dia.

Karenanya, dia lagi-lagi mengatakan jika Century ini memang sengaja digulirkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendiskreditkan seseorang dan atau pihak-pihak lain.

“Jadi target akhirnya SBY. Karena, konstruksinya Boediono jadi Wapres maharnya kasus Century ini. Dan uang yang dialirkan ke Century sebagian dialirkan ke Partai Demokrat. Jadi dibuat seakan Century adalah wadah atau sumber untuk mengalirkan dana ke Demokrat atau SBY,” demikian Faisal, yang pernah maju pada Pilgub DKI Jakarta dari jalur independen.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan mantan Deputi V bidang pengawasan Bank Indonesia Budi Mulya sebagai tersangka dalam kasus Century. Dia diduga menyalahgunakan wewenang dalam pemberian FPJP kepada Bank Century pada 2008 dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Akhir Desember 2012, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan kepada Tim pengawas Bank Century di DPR bahwa Budi dan mantan Deputi Gubernur BI Siti Fajriah merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian negara yang timbul terkait Century. [zul]

About faisal basri

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development. His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003). He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement. Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.
This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

3 Responses to Faisal Basri: Saya Lebih Percaya Kredibilitas Boediono Daripada Bamsoet dan Misbakhun

  1. AS says:

    Pak, kalau boleh tahu diskusi ini siapa yang mengadakan yah?

  2. Eko Jogja says:

    Saya kok setuju dengan bang Faisal. Sudah mengenal pak Boed sejak lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s