Arsip Pemikiran
Arsip
Semua tulisan, dari yang terbaru. Saring menurut tema atau tahun, atau gunakan pencarian.
-
Manisnya Impor Gula, Dapat “Rente” Bisa Puluhan Triliun
Sejak zaman Kolonial hingga tahun 1967, Indonesia merupakan negara pengekspor gula, bahkan sempat sebagai pengekspor gula terpandang, nomor dua setelah Kuba. Bertahun-tahun gula menjadi sumber penerimaan ekspor terbesar bagi penjajah Belanda. Sentra produksi utama…
-
Setahun Pandemi COVID-19: Cerminan Pemerintah Mengelola Perekonomian
Sudah genap setahun wabah COVID-19 secara resmi melanda Indonesia dan jumlah kasus terkonfirmasi telah menembus satu juta warga sejak 26 Januari 2021, namun tak kunjung hadir strategi untuk memerangi dan menjinakkannya. Padahal, perang melawan…
-
Hitam Kian Pekat
Ketika bicara sekedar bibir bergerak Lidahnya kelu hadirkan kata-kata dari lubuk hati Janji sekedar diucap Tindakan bertolak belakang * Ketika kesadaran tak membuahkan tindakan Dikerangkeng oleh hulubalang berbulu landak Yang senantiasa menjilat-jilat bokong majikannya…
-
Mau Impor Beras Besar-besaran Lagi: Pemburuan Rente Lagi, Rente Lagi
[Diperbarui dan ditambahkan pada 17 Maret 2021 ⏱06:29] Tak ada halilintar, tak ada guruh, tiba-tiba pemerintah hendak mengimpor beras dalam jumlah cukup besar tahun ini–satu juta ton, separuhnya untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP)…
-
Artidjo Alkostar: Kisah Teladan yang Tak Ada Duanya
Catatan: Dua tahun lalu, Haris Munandar dan saya menerbitkan buku berjudul “Kisah-kisah Teladan Kesederhanaan Tokoh Bangsa.” Dua puluh tiga tokoh bangsa kami kisahkan. Satu-satunya tokoh yang masih hidup kala itu adalah DR. Artidjo Alkostar.…
-
Hampa
Berjalan di atas awan Bayang-bayang bumi terlihat sesekali Wajah rembulan gelap pekat * Tatkala mentari menampakkan sosoknya Menyapa dengan kemilaunya Awan bergegas menyingkir * Pemimpi kehilangan pijakan Seketika melayang-layang Terhempas di tengah samudera tak…
-
Refleksi Tahun Pandemi
DETIKCOM | RABU, 30 DES 2020 20:28 WIB DROOFTALK Refleksi Tahun Pandemi Di penghujung tahun 2020, D’Rooftalk membahas berbagai peristiwa yang menjadi sorotan sepanjang tahun. Alfito Deannova didampingi Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang…
-
Asa untuk Menteri Kesehatan yang Baru
Saya tidak mengenal dekat sosok Budi Gunadi Sadikin (BGS). Hanya sekali bertemu pada acara diskusi panel Kompas beberapa tahun lalu ketika ia masih menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Kesan pertama saya adalah pemaparannya…
-
Sosok IR. Djuanda di Balik Hari Nusantara
Pengantar Hari ini kita memperingati Hari Nusantara. Dari pagi tadi hingga siang saya menghadiri Kongres Sunda II yang digelar untuk mengingat kembali jasa luar biasa IR. Djuanda dalam memperkokoh NKRI lewat Deklarasi Djuanda 13…
-
Sesat Pikir Program Biodiesel
Gatot A. Putra dan saya melakukan kajian tentang dampak makroekonomi Program Biodiesel. Kami menghitung dampak program ini terhadap transaksi perdagangan luar negeri Indonesia (ekspor dan impor), dampak fiskal (pajak ekspor atau bea keluar, bea…
-
Yang Kita Butuhkan Industrialisasi di Pedesaan
Cokro TV | Ekonomi Politik Faisal Basri | Episode 23 Simak pemaparan Faisal Basri soal apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk memacu perekonomian Indonesia di Ekonomi Politik Faisal Basri hanya di Cokro TV. —Redaksi…
-
Faisal Basri: Tak Perlu Bom Atom Omnibus Law, Kemudahan Berbisnis Bisa Membaik
Tempo.co | Sabtu, 24 Oktober 2020 09:46 WIB Reporter: Tempo.co Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti TEMPO.CO, Jakarta – Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk tak memaksakan pelaksanaan Omnibus Laws Undang-undang Cipta Kerja hanya…
-
Ayo Pak Jokowi, Kembali ke Jalur yang Benar
Cokro TV | Ekonomi Politik Faisal Basri | Episode 22 Simak pemaparan Faisal Basri soal efektivitas UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan beberapa waktu lalu di Ekonomi Politik Faisal Basri hanya di Cokro…
-
Mereka-Reka Cipta Kerja: UU Cipta Kerja untuk Siapa?
Penggalan dari acara “Mata Najwa” di Trans 7 pada 7 Oktober 2020 dengan tajuk “Mereka-Reka Cipta Kerja: UU Cipta Kerja untuk Siapa?” bisa disaksikan di sini.
-
Ekonom Pertanyakan AlasanOmnibus Law Dibuat
Penggalan acara “Rosi” di Kompas TV bertajuk “Cipta Kerja, Solusi atau Masalah” pada 8 Oktober 2020 bisa disaksikan di sini.
-
Memahami Omnibus Law Cipta Kerja
Omnibus Law Cipta Kerja hadir tidak di ruang hampa. Juga tidak tiba-tiba muncul, melainkan berproses dan dengan motif tertentu. Kita akan tersesat di hutan belantara jika membahas pasal per pasal dan teksnya saja. Oleh…
-
Salah Kaprah Omnibus Law Cipta Kerja: Kemudahan Berusaha
Ketika berdialog dengan sejumlah menteri dan petinggi pemerintahan lainnya serta anggota DPR yang telah meloloskan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, tujuan yang kerap terlontar dari mereka adalah untuk kemudahan berusaha. Mereka menyodorkan sejumlah praktik…
-
Podcast Tolak Miskin: Kejar Tayang Cipta Kerja Buat Siapa? (Bersama Faisal Basri)
Eduardo Simorangkir | detikFinance | Jumat, 09 Okt 2020 09:15 WIB Jakarta – Pembahasan RUU Cipta Kerja memicu kontroversi. Meski dirundung penolakan dan demo besar-besaran serikat buruh di berbagai daerah, pemerintah dan DPR bergeming dan terus melanjutkan upaya…
-
Salah Kaprah Omnibus Law Cipta Kerja: Memacu Investasi
Salah satu alasan utama pemerintah menghadirkan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja adalah untuk memacu investasi agar tercipta lebih banyak lapangan kerja. Investasi dalam tulisan ini mengacu pada pembentukan modal tetap bruto yang berwujud (investasi…
-
Pekerja dari China Diperkirakan Masih Mengalir Masuk
Menurut perkiraan lembaga di bawah naungan PBB yang mengurusi turisme, The World Tourism Organization (UNWTO), kedatangan turis internasional pada 2020 akan merosot tajam sebesar 58 persen sampai 78 persen dibandingkan tahun lalu. Kemerosotan pelancong…