Arsip
lcgc
-
Membenahi Keseimbangan Eksternal
Setelah krisis ekonomi 1998-1999 hingga 2011, Indonesia selalu menikmati surplus akun semasa (current account). Pada 2012 akun semasa memburuk luar biasa dengan mencatatkan defisit 24,4 miliar dollar AS. Defisit berlangsung hingga kini dengan puncaknya…
-
Sesat Pikir Kebijakan Mobil “Murah”: Boros Devisa
Satu lagi yang sangat disayangkan dari kebijakan mobil “murah” adalah dampaknya terhadap pemburukan transaksi perdagangan luar negeri (ekspor minus impor), lalu berlanjut terhadap akun semasa (current account), neraca pembayaran, cadangan devisa, dan nilai tukar…
-
Beda Indonesia dengan Timor-Leste seperti Bumi-Langit
Perekonomian Timor-Leste tak ada apa-apanya dibandingkan Indonesia. Negeri yang sempat menjadi bagian dari Indonesia ini berpenduduk 1,2 juta (Indonesia 246,9 juta). Produk Domestik Bruto (PDB) Timor Leste berdasarkan paritas daya beli (purchasing power parity/PPP)…
-
Masalah Struktural Perdagangan Luar Negeri
Transaksi perdagangan luar negeri pada Agustus 2013 kembali surplus walau tipis sebesar 132 juta dollar AS. Surplus perdagangan sebelumnya terjadi hanya pada bulan Maret, selebihnya selama enam bulan mengalami defisit. Selama Januari-Agustus 2013 transaksi…
-
Sesat Pikir Mobil Murah (LCGC)
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan rakyat kecil harus diberikan kesempatan untuk bisa membeli mobil murah (lihat http://kom.ps/AF1nnn). Apa kriteria murah? Bukankah murah karena bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)? Bukankah murah karena cc-nya…
-
Sesat Pikir Mobil Listrik
Belum jelas bagaimana nasib mobil Esemka yang bergema dari Solo, muncul mobil listrik yang dimotori oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Sosok kedua jenis mobil ini sudah nyata. Sementara itu pemerintah baru saja meluncurkan…