Arsip
subsidi BBM
-
Asa Pemerintahan Baru
Seminggu lagi kita bakal memiliki pemerintahan baru. Banyak tantangan menghadang. Namun, cukup banyak pula faktor yang membuat asa menyembul. Ancaman utama bukan berasal dari luar. Seburuk-buruknya perekonomian dunia, pertumbuhan ekonomi global tahun ini bakal…
-
Jurus Pamungkas BBM Bersubsidi
Produksi minyak nasional pada Juli 2014 tinggal 788.000 barrel per hari, hanya separuh dari tingkat produksi 34 tahun yang lalu (1980). Sebaliknya, konsumsi minyak naik dua kali lipat hanya dalam waktu 20 tahun, dari…
-
Sesat Pikir Kebijakan Mobil Nasional
Mungkin tidak ada kebijakan ekonomi yang bisa menandingi antusiasme pemerintah mendorong produksi dan penjualan mobil. Betapa tidak, Tanpa dorongan pemerintah saja, penjualan mobil naik 3,5 (tiga setengah) kali lipat hanya dalam enam tahun (2006-2012).…
-
Sesat Pikir Subsidi
Subsidi bukan “barang haram”. Tujuan subsidi sejatinya untuk membantu kelompok masyarakat tak mampu atau lemah. Dengan memperoleh subsidi diharapkan penerima bisa hidup atau berusaha lebih layak. Dengan kata lain tujuannya adalah pemberdayaan. Namun, sebagian…
-
Membentengi Pengelolaan Migas dari Korupsi
Baru saja menayangkan tulisan tentang “Sesat Pikir Pengelolaan Migas (II), pada hari yang sama Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini ditangkap KPK di rumah dinasnya. Usaha minyak di Indonesia sempat hampir membangkrutkan keuangan pemerintah di…
-
Sesat Pikir Pengelolaan Migas (II)
Produksi minyak dewasa ini tinggal sekitar separuh dari tingkat produksi puncak tahun 1980. Sementara itu konsumsi BBM tak terbendung, naik terus dengan cepat. Pada tahun 1980 konsumsi BBM baru sekitar 400 ribu barrel per…
-
Tak Ada yang Aneh pada Rupiah
Nilai tukar rupiah telah menembus Rp 9.800 per dollar Amerika Serikat akhir minggu lalu. Sebetulnya tidak ada yang luar biasa dengan pergerakan rupiah belakangan ini. Selama lima bulan pertama tahun 2013, rupiah hanya melemah…
-
Berulang Kali Menyia-nyiakan Momentum
Nafsu politik menyongsong pemilihan umum 2009-lah yang membuat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono menurunkan harga Premium sampai tiga kali dalam rentang waktu yang sangat singkat, dua kali pada Desember 2008 dan sekali pada Januari 2009.…