faisal basri

wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat

Kategori: Industri

  • Pada tulisan sebelumnya bertajuk “Menemukenali Akar Masalah Keterpurukan Ekonomi” (http://wp.me/p1CsPE-1cc),  detak jantung perekonomian yang lemah menjadi salah satu kendala laju perekonomian Indonesia tidak bisa mengakselerasi. Persoalan mendasar kedua yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi relatif tinggi tidak berkelanjutan, bahkan cenderung melemah, adalah derap industrialisasi yang meredup. Setelah krisis 1998, pertumbuhan sektor industri manufaktur hampir selalu lebih rendah ketimbang…

  • Saya mengenal Dasep sudah cukup lama. Ia sosok nasionalis sejati. Ingin melihat negerinya maju lewat akselerasi industrialisasi. Beragam komponen otomotif sudah dia hasilkan. Dengan darah dan keringat, nyaris tanpa bantuan pemerintah. Malahan, pemerintah kerap “menggangu” derap langkahnya. Dengan keterbatasan industri penunjang, Dasep berjibaku bersaing dengan komponen otomotif impor yang bebas bea masuk. Padahal, komponen yang dihasilkan Dasep…

  • Rabu lalu (8/7), Bank Dunia untuk kesekian kalinya mengoreksi prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2015, kali ini dari 5,2 persen menjadi 4,7 persen. Jika prediksi Bank Dunia tepat atau setidaknya jika realisasi pertumbuhan  ekonomi Indonesia di bawah 5 persen tahun ini, maka perlambatan pertumbuhan bakal terjadi selama lima tahun berturut-turut. Niscaya ada yang tak beres…

  • Ketentuan pembebasan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) atas sejumlah barang seperti parfum, sadel kuda, peralatan golf, dan tas Louis Vuitton menimbulkan reaksi pedas. Kebijakan itu dipandang sangat memanjakan kelas atas. Semakin miris kalau bertujuan mendongkrak daya beli kelas atas karena jauh api dari panggang. Lihat posting di blog ini yang berjudul “Benarkah Daya Beli Masyarakat…

  • Selasa, 19 Agustus 2014 15:22 WIB TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Faisal Basri, ekonom, mengatakan bahwa mengembangkan kebangkitan industri atau industrialisasi menjadi hal yang mutlak untuk mengatasi jebakan kelas menengah yang terus tumbuh seiring dengan banyaknya usia muda di indonesia. Dia mengkhawatirkan hal ini karena kontribusi industri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih sangat rendah. “Kontribusi…

  • Sangat sedikit negara yang dapat mencapai kemajuan ekonomi dan menyejahterakan rakyatnya tanpa ditopang pertumbuhan industri yang berkelanjutan. Yang sedikit itu pada umumnya adalah negara-negara kecil yang penduduknya sedikit. Negara-negara yang penduduknya besar seperti Indonesia memiliki pijakan lebih kuat untuk memajukan sektor idustri manufaktur karena faktor keekonomian skala (economies of scale). Setelah melalui tahapan awal pembangunan…

  • Hari Sabtu minggu lalu, saya menghadiri acara seminar yang digelar BEM FE Iniversitas Negeri Yogyakarta bertajuk “Meneropong Perekonomian Indonesia Pasca 2014.” Di teras gedung Fakultas Teknik, tempat acara diselenggarakan, dipamerkan dua mobil karya tim mahasiswa UNY lintas-fakultas: satu mobil listrik dan satu lagi mobil hybrid. Foto di bawah ini adalah mobil hybrid. Mobil ini tahun…

  • Tidak ada negara besar yang berjaya tanpa menapaki tahapan industrialisasi hingga matang. Setelah mencapai titik optimal, barulah sektor jasa lambat laun semakin kuat. Berdasarkan pengalaman negara-negara yang telah mencapai status negara industri maju, titik optimal terjadi ketika peranan sektor industri manufaktur dalam produk domestik bruto (PDB) sekitar 35 persen. Setelah mencapai titik optimalnya, lambat laun…