faisal basri
wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat
Kategori: Makroekonomi
-
Puncak pelemahan nilai tukar rupiah pasca krisis 1998 terjadi pada 24-26 November 2008 di tengah krisis finansial global. Kurs tengah Bank Indonesia pada tiga hari itu tercatat Rp 12.400 per dollar AS. Sampai awal tahun 2009 nilai tukar rupiah berfluktuasi cukup tajam dan sempat kembali menyentuh Rp 12.000 per dollar AS. Setelah mencapai titik terendah Rp…
-
Cukup banyak perkembangan lumayan menggembirakan dalam dua minggu terakhir di awal tahun 2014. Nilai tukar rupiah menguat dari Rp 12.242 per dollar AS di awal tahun menjadi Rp 12.047 pada 13 Januari 2014. Pada hari Senin (13/1) indeks harga saham melonjak 135,8 poin menjadi 4.390,771, menjadikan pertumbuhan year on year (yoy) dan year to date (ytd) positif,…
-
Catatan: berdasarkan arsip punulis, tulisan ini dibuat tahun 2003. Tidak ingat untuk apa tulisan ini dibuat. Isinya tak jauh dari kondisi dewasa ini. Boleh jadi isi tulisan ini mencerminkan kegundahan penulis terhadap arah perjalanan ekonomi Indonesia pascakrisis. Semoga bermanfaat. *** Krisis ekonomi sudah memasuki tahun keenam. Negara-negara tetangga yang juga mengalami derita serupa pada tahun…
-
Perekonomian Indonesia telah mengalami perlambatan selama lima triwulan berturut-turut. Sudah lima triwulan berturut-turut pula pertumbuhan investasi (pembentukan modal tetap bruto) mengalami penurunan, dari 12,3 persen pada triwulan II-2012 menjadi hanya 4,5 persen pada triwulan III-2013. Sementara itu, motor pertumbuhan ekonomi utama, konsumsi rumah tangga, hanya turun tiga triwulan berturut-turut sejak triwulan terakhir 2012, tetapi naik…
-
Apakah pesta kembang api dan dentuman mercon yang mengharu biru pada penutupan tahun 2013 bisa menjelma sebagai gairah baru tahun 2014? Apakah keriangan masyarakat menyongsong tutup tahun merupakan pertanda optimisme menapaki hari-hari baru walaupun tampaknya tak akan lebih sepi dari tantangan? Apakah gelombang pelancong yang memadati obyek-obyek wisata di Tanah Air yang semakin membludak bakal…
-
Pemburukan nilai tukar rupiah lebih banyak bersumber dari faktor “internal” ketimbang faktor eksternal semisal tapering semakin kuat kalau menengok data perdagangan luar negeri Bank Indonesia. Surplus perdagangan barang di neraca pembayaran (lihat tabel pada tulisan sebelumnya: “Sesat Pikir Kebijakan Makroekonomi I”) melorot tajam dari 34,8 miliar dollar AS tahun 2011 menjadi hanya 8,6 miliar dollar AS tahun 2012. Kemerosotan terus…
-
Akhir pekan lalu nilai tukar rupiah kembali mencetak rekor terendah baru dalam empat tahun terakhir, Rp 12.245 per dollar AS. Rekor terendah sebelumnya, Rp 12.400 per dollar AS, terjadi pada 22-24 November 2008. Resep menaikkan BI rate tampaknya sudah kian tumpul. Sejak Agus Martowardojo menjabat Gubernur Bank Indonesia, BI Rate sudah naik lima kali dengan total…
-
Jutaan buruh turun ke jalan pada Hari Buruh Internasional 1 Mei tahun 2013. Kaum buruh menyuarakan asa bagi kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih pasti, di tengah gemuruh globalisasi yang kian menghentak-hentak. Tuntutan kenaikan upah layak terus berkumandang karena upah menjadi satu-satunya jaring-jaring pengaman (safety net) mengingat sistem jaminan sosial nasional belum…
-
APBN 2013 mematok sangat tinggi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2013, yaitu 6,8 persen. Lalu pemerintah dan DPR mengoreksi menjadi 6,3 persen sebagaimana tercantum di APBN-P 2013. Koreksi itu dilakukan menjelang kenaikan harga BBM Juli lalu. Namun, angka asumsi APBN-P itu tampaknya sudah usang, walaupun ditetapkan baru beberapa bulan lalu. Hari ini International Monetary Fund…
-
Indeks harga saham Indonesia (IDX) selama tiga hari berturut-turut mengalami kenaikan. Hari ini (10/09) IDX naik tajam sebesar 166,88 poin atau 4 persen ke aras 4.358,143. Kenaikan ini membuat pertumbuhan year to date (ytd) kembali positif, hampir 1 persen. Sedangkan untuk year on year (yoy) lebih tinggi lagi, yaitu 4,75 persen. Dalam $ terms, IDX…