Secercah Harapan di Awal Tahun


Cukup banyak perkembangan lumayan menggembirakan dalam dua minggu terakhir di awal tahun 2014. Nilai tukar rupiah menguat dari Rp 12.242 per dollar AS di awal tahun menjadi Rp 12.047 pada 13 Januari 2014. Pada hari Senin (13/1) indeks harga saham melonjak 135,8 poin menjadi 4.390,771, menjadikan pertumbuhan year on year (yoy) dan year to date (ytd) positif, masing-masing 1,97 persen dan 2,73 persen.

Cadangan devisa juga naik cukup banyak, menembus 100 miliar dollar AS, terutama berasal dari hasil penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing senilai 4 miliar dollar AS di awal tahun ini. Sebelum penjualan SUN itu, cadangan devisa sudah naik lima bulan berturut-turut, dari 92,7 miliar dollar AS pada akhir Juli menjadi 99,4 miliar dollar AS pada akhir Desember 2013.

Perekonomian dunia juga terus membaik. Pengangguran di AS turun tajam dari 7,0 persen pada bulan November menjadi 6,7 persen pada bulan Desember 2013. Sejauh ini pertumbuhan ekonomi AS menunjukkan peningkatan dari triwulan ke triwulan. Eropa pun demikian, juga Jepang. Negara-negara maju kembali menjadi motor pertumbuhan dunia, sehingga diharapkan menyerap lebih banyak impor, termasuk dari Indonesia.

Sebaliknya, harga minyak mentah dunia sudah berangsur turun menjauh dari 100 dollar AS per barrel. Hari ini pk. 8:56 pagi waktu New York, harga minyak mentah Texas sweet di pasar New York sudah turun lagi menjadi 91,83 dollar AS per barrel dibandingkan akhir minggu lalu sebesar 92,89 dollar AS per barrel.

Harga beberapa komoditas ekspor nonmigas Indonesia berangsur naik, misalnya kopi, minyak sawit, cokelat, dan tembaga. Harga batubara diperkirakan naik tahun ini. Harga beberapa jenis produk tambang dan minyak sawit diperkirakan bakal terus naik sebagai akibat dari kebijakan pemerintah Indonesia melarang ekspor hasil tambang mentah dan mengonversi minyak sawit menjadi biodiesel. Memang ada dampak penurunan volume ekspor pasca penerapan Undang-Undang Minerba yang mulai diberlakukan 12 Januari 2014, namun agaknya relatif kecil. Yang lebih penting, dalam jangka menengah dan panjang penerapan ketentuan tersebut bakal positif bagi industri dan perekonomian Indonesia.

Penguatan nilai tukar rupiah setidaknya bisa meredam pembelian valuta asing untuk tujuan spekulasi. Bahkan, sebaliknya, boleh jadi mempercepat konversi simpanan dollar ke rupiah untuk tujuan belanja pemilu yang mulai gencar.

About faisal basri

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development. His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003). He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement. Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.
This entry was posted in Ekonomi Internasional, Makroekonomi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s