Kategori: Politik

Sidang Century: Opini Ekonom Terbelah Soal “Bail Out”


Kompas, Rabu, 28 Mei 2014 JAKARTA, KOMPAS — Pendapat para ekonom terbelah soal perlu tidaknya Bank Century diselamatkan (bail out) ketika bank tersebut kolaps pada November 2008. Para ekonom itu dihadirkan sebagai saksi ahli, baik oleh jaksa penuntut umum maupun penasihat hukum terdakwa. Pada persidangan kasus Bank Century dengan terdakwa mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, di

Lanjutkan membaca

Manifesto Rakyat yang tak Berpartai


Senin, 26 Mei 2014, mulai pk. 16:00, diselenggarakan konperensi pers dan testimoni oelh beberapa penandatangan Manifesto Rakyat yang tak Berpartai, di Taman Ismail Marzuki. Calon presiden Jokowi turut menghadiri dan menyampaikan sambutan serta menjawab beberapa pertanyaan. Berikut isi Manifestonya: Kami, rakyat yang tidak berpartai, berpendapat bahwa kepartaian di Indonesia semakin mengingkari aspirasi rakyat. Kami menyaksikan bagaimana partai-partai dipergunakan

Lanjutkan membaca

Dulu Bersaing, Kini Faisal Basri Dukung Jokowi Jadi Capres


Senin, 26 Mei 2014 | 21:47 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah gagal bersaing dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012, kini pengamat ekonomi Faisal Basri mendukung pencalonan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden. Faisal menilai Jokowi sebagai pemimpin yang mau mendengarkan rakyatnya. Staf pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa

Lanjutkan membaca

Potensi Krisis 2008-2009 Sangat Terang Benderang


Perdebatan tentang ada atau tidak ada potensi krisis masih saja berlangsung. Sejumlah kalangan yang paling lantang mengingatkan potensi krisis yang besar belakangan komentarnya berubah 180 derajat, menyatakan tak ada krisis atau potensi krisis. Bahkan ada di antara mereka yang kala itu mengingatkan bisa jadi krisis 2008-2009 bakal lebih parah ketimbang krisis 1998. Berikut sekedar sejumput

Lanjutkan membaca

Mengapa Pak JK Terus Mengumbar Bohong?


Entah apa yang menjadi motif Pak JK meyampaikan berbagai pernyataan yang tidak dilandasi oleh fakta dan bahkan bertentangan dengan pengalaman nyatanya sendiri. Terlepas apa motifnya, masyarakat perlu mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Pertama: SMS Wakil Presiden RI periode 2, 004-2008 Jusuf Kalla mengaku tidak pernah menerima pesan singkat atau short message service (SMS) dari Menteri Keuangan saat itu

Lanjutkan membaca

Sesat Pikir Koalisi


Sistem  pemerintahan Indonesia adalah presidensiil, bukan parlementer. “Presiden tidak dapat membekukan dan/atau membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat” (Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 7C). Sebaliknya, DPR tidak bisa menjatuhkan presiden, karena presiden dipilih langsung oleh rakyat lewat pemilihan langsung presiden dan wakil presiden (pilres). Untuk dapat mengajukan calon presiden dan wakil presiden satu atau beberapa partai politik harus memiliki

Lanjutkan membaca

Habis Berbinar-binar Berganti Suram


Sehari menjelang pemilu 9 April saya menulis “Indeks Saham Indonesia Berbinar-binar Songsong Pemilu”  (http://wp.me/p1CsPE-SO). Betapa tidak. Per 2 April 2014 indeks saham Indonesia berdasarkan perhitungan year to date (ytd), kinerja saham kita paling tinggi di dunia dengan pertumbuhan 22,8 persen dalam $ terms. Sehari setelah pemilu, indeks harga saham gabungan melorot tajam 155,68 poin atau -3,16

Lanjutkan membaca

Kekuatan Politik Semakin Terfragmentasi


Berdasarkan hasil perhitungan cepat Kompas yang diunduh pada pk.23:23, PDI-P hanya memperoleh 19,2 persen. Masih ada peluang bagi PDI-P untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden tanpa harus menggandeng partai lain. Berdasarkan hasil pemilu 2009, persentase perolehan kursi DPR PDI-P lebih besar dari persentase perolehan suara, masing-masing 17 persen dan 14 persen. Kalau pola itu berulang, maka perolehan

Lanjutkan membaca