Lanjut ke konten

Dokumenter: “1 Hari, 1000 Pesan”


Pengantar: Tim tvOne mengikuti aktivitas saya sehari penuh pada 11 Maret 2020 mulai sekitar pk.6:00 sampai pk.21:30.

***

Jakarta, tvOnenews.com – Faisal Basri dengan fasih memaparkan berbagai isu yang relevan, yang dialami oleh masyarakat saat ini. Dimulai dari isu global, seperti masalah kesenjangan nasional antarnegara di era modern, hingga masalah psikologi manusia yang merujuk kepada perilaku masing-masing individu. Referensi yang dibahas pun meliputi cakupan yang luas, seperti di Amerika Serikat, Asia, hingga negara-negara di Skandinavia. Semua pembahasannya pun dianalisis dengan berimbang, tidak berat sebelah dan memberi solusi bagi semua pihak. Video series “1 Hari, 1000 Pesan” akan menelusuri kehidupan Faisal Basri, tokoh yang dikenal sebagai ekonom dan politikus asal Indonesia. Banyak keteladanan yang bisa diambil dari kegiatannya sehari-hari. Mulai dari kegemarannya mengajar, kesederhanaan dalam menjalani hidup – hingga kesukaannya untuk makan masakan khas nusantara. Melalui video series ini, Faisal Basri akan memberikan inspirasi yang seluas-luasnya bagi generasi milenial untuk melihat peluang di masa depan. Dia akan menunjukkan kesalahan-kesalahan di masa lalu, namun analisisnya tidak untuk menjatuhkan, melainkan agar memberikan perspektif baru bagi masa depan Indonesia untuk menyikapi kondisi terkini dan nanti. Selamat menyaksikan! ——-

Faisal Basri thoroughly describes the relevant issues dealt by the society now. From global issues, like inequity among countries in modern era, to psychological issues reflected in individuals’ behavior. With wide scope being discussed, from the USA to Scandinavian nations, Faisal Basri provided balanced analysis and solutions for everyone. The series “1 Day, 1000 Messages” will explore the life of Faisal Basri, a well known Indonesian economist and politician. Many of his daily activities can be set as examples, from his love of teaching, his humble way of life to his fondness of Indonesian cuisine. Through the series, Faisal Basri will widely inspire the millenial generation to be able to spot opportunities in the future. He will point out the past generation’s mistakes, not to judge them, but to provide the next generations with better perspectives for coping with the present and future conditions. Have a good time watching! ——-

#1Hari1000Pesan #FaisalBasri

Selengkapnya dalam versi YouTube dapat dilihat di sini.

faisal basri Lihat Semua

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development.

His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003).

He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement.

Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.

4 tanggapan untuk “Dokumenter: “1 Hari, 1000 Pesan” Tinggalkan komentar

  1. Dulu saya belajar ekonomi di SMA hanya sebatas teori ekonomi untung rugi kas dan neraca, dan itu membuat saya sangat bosan.

    Setelah mendengarkan ini, saya baru mengetahui begitu luasnya ilmu ekonomi itu, dan begitu dalamnya.

    Bagaimana soal membangun kekuatan ekonomi, dari dalam diri, masyarakat dan negara.

    Saya suka dengan, ucapan pentingnnya untuk membangun pendidikan.

    Pendidikan yang tidak hanya transfer ilmu, gelar dan ijazah. Tapi benar benar pendidikan yang membentuk karakter manusia terdidik.

    Yg dengan itu, menjadikan manusia lebih kritis, dinamis dan mudah diajak maju.

  2. saya sudah melihat dari awal hingga akhir dokumentasi film pak Faisal…

    kajiannya sangat mendalam dalam membaca keadaan negara tercinta ini… semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keberkahan Umur kepada jenengan… Matur suwun ilmunya pak….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: