Hari Rabu (23/9/2015), nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terendah baru, Rp 14.623 per dollar AS. Sudah empat tahun lebih rupiah merana. Terlama dalam sejarah.
Sejak 2 Agustus 2011, rupiah sudah terkikis nilainya terhadap dollar AS sebesar 42,14 persen.
Jadi, tak benar pernyataan Gubernur Bank Indonesia bahwa pelemahan rupiah bersifat sementara. Lihat:
http://www.antaranews.com/berita/511777/bi-meyakini-pelemahan-rupiah-hanya-sementara
http://bisnis.tempo.co/read/news/2010/05/19/087248966/pelemahan-rupiah-dinilai-hanya-sementara
http://wartaekonomi.co.id/read/2015/08/11/68018/bi-pelemahan-rupiah-bersifat-sementara.html
http://m.tribunnews.com/bisnis/2015/08/11/bi-sebut-pelemahan-rupiah-hanya-sementara
Cukup sudah mengambinghitamkan faktor eksternal yang bersifat jangka pendek, karena pelemahan rupiah sudah berlangsung lama. Niscaya ada masalah struktural yang membuat rupiah lunglai berkepanjangan.
.

Tinggalkan Balasan ke darsono Batalkan balasan