Membentengi Pengelolaan Migas dari Korupsi


Baru saja menayangkan tulisan  tentang “Sesat Pikir Pengelolaan Migas (II), pada hari yang sama Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini ditangkap KPK di rumah dinasnya. Usaha minyak di Indonesia sempat hampir membangkrutkan keuangan pemerintah di tahun 1970-an. Dana migas berceceran ke segala penjuru hingga ke pusat kekuasaan. BBM paling banyak menyedot subsidi  di APBN, tahun ini dianggarkan

Lanjutkan membaca

Sesat Pikir Pengelolaan Migas (II)


Produksi minyak dewasa ini tinggal sekitar separuh dari tingkat produksi puncak  tahun 1980. Sementara itu konsumsi BBM tak terbendung, naik terus dengan cepat. Pada tahun  1980 konsumsi BBM baru sekitar 400 ribu barrel per hari atau hanya seperempat dari tingkat produksi, sedangkan pada tahun 2012 konsumsi BBM naik hampir empat kali lipat dan telah mencapai

Lanjutkan membaca

Sesat Pikir Pengelolaan Migas (I)


Minyak dan gas bumi (migas) merupakan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Oleh karena itu tak hanya generasi sekarang saja yang berhak menikmatinya, melainkan juga generasi mendatang. Asas keadilan antar-generasi harus ditegakkan. Oleh karena itu, eksploitasi migas sepatutnya setara dengan tingkat eksplorasinya, sehingga proven reserves tak berkurang. Jumlah yang dikonsumsi setidaknya setara dengan temuan cadangan baru. Jadi

Lanjutkan membaca

Sesat Pikir Mobil Listrik


Belum jelas bagaimana nasib mobil Esemka yang bergema dari Solo, muncul mobil listrik yang dimotori oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Sosok kedua jenis mobil ini sudah nyata.   Sementara itu pemerintah baru saja meluncurkan kebijakan tentang mobil murah hemat energi (low cost green car = LCGC). Pemerintah telah menyetujui kebijakan pembuatan LCGC sejak sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor

Lanjutkan membaca

Indonesia Harus Perkuat Transportasi Laut


Rabu, 6 Maret 2013 | 15:30 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat ekonomi Faisal Basri menyatakan, Indonesia yang merupakan negara maritim harus memperkuat transportasi laut. “Kita negara maritim, yang dikaruniai jalan tol berupa laut yang tanpa hambatan, dan yang menyambungkan pulau bukan jembatan seperti Jembatan Selat Sunda,” kata Faisal di Jakarta, Rabu (6/3/2013). Faisal mengatakan, jalan darat hanya

Lanjutkan membaca

Sesat Pikir Solusi Daging Sapi


Jika harga-harga terus meningkat untuk kurun yang relatif lama—bukan sekedar menghadapi Lebaran—hampir pasti persoalan terletak pada sisi pasokan. Bagaimana mungkin harga daging menjulang kalau pasokan sapi di dalam negeri cukup. Bagaimana mungkin membuat perencanaan pengadaan daging sapi yang baik kalau perkiraan populasi sapi saja awur-awuran. Kalau perkiraan populasi sapi awur-awuran, perkiraan kebutuhan impor pun awur-awuran.[i]

Lanjutkan membaca

Indonesia Terjerat Middle-Income Trap?


Suatu negara mengalami perangkap pendapatan menengah (middle-income trap) jika sudah berada di kelompok pendapatan menengah berdasarkan ukuran pendapatan per kapita, tetapi tak kunjung menembus ke kelompok pendapatan tinggi.  Bank Dunia mengelompokkan perekonomian menurut kelompok pendapatan dengan menggunakan  Gross National Income (GNI) per kapita tahun 2012 yang dihitung berdasarkan World Bank Atlas method. Pengelompokannya adalah sebagai berikut:

Lanjutkan membaca

Ironi Negara Maritim


Nusantara takluk berulang kali oleh kekuatan armada laut asing. Sekarang kita terpedaya oleh dominasi angkutan darat. Sudah ribuan triliun terkuras dari kas negara untuk membiayai subsidi BBM. Hasilnya, daya saing melorot, ongkos logistik mahal, yaitu 27 percent terhadap produk domestik bruto (Bisnis Indonesia, 2 Mei 2013, hal. 7, Laporan Khusus). Rata-rata Asia sekitar 17 persen, China

Lanjutkan membaca

Kultwit Faisal Basri ttg negara Indonesia negara maritim


Originally posted on Kultwit – Kuliah Lewat Twitter:
From: @faisalbasri Sent: Oct 13, 2010 12:38a Negeri tercinta ini sangat unik, dgn 17.000-an pulau, luas lautan yg 2X dari luas daratan, dan garis pantai yg amat panjang. #maritim From: @faisalbasri Sent: Oct 13, 2010 12:39a Tengok, tak ada satu negara pun yg menyerupai Indonesia, bentangannya amat…

Puncak Sesat Pikir: Jembatan Selat Sunda


Inkonsistensi MP3EI Dokumen MP3EI cukup banyak mengetengahkan karakteristik Indonesia yang unik sebagai negara kepulauan. Berikut kutipannya: 1. “Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki wilayah dengan panjang mencapai 5.200 km dan lebar mencapai 1.870 km. Lokasi geografisnya juga sangat strategis (memiliki akses langsung ke pasar terbesar di dunia) karena Indonesia dilewati oleh satu Sea Lane

Lanjutkan membaca