faisal basri
wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat
Kategori: News
-
Oleh: Wiyanto ekonomi – Minggu, 18 Mei 2014 | 10:44 WIB INILAHCOM, Jakarta – Pemerintah mengalokasikan subsidi pangan lebih rendah daripada alokasi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Alokasi subsidi BBM sebesar 57,63% dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan alokasi pangan hanya 4% dari APBN. “Alokasi subsidi paling sedikit yaitu pagan sebesar 4% dari APBN…
-
PortalKBR.com Written by Wiwik Ermawati, Mon,26 May 2014 | 16:20 KBR, Jakarta – Ekonom Faisal Basri menjelaskan ada satu hal yang membuat Negara harus menyelamatkan Bank Century di 2008. Sebab Indonesia tidak menerapkan Blanket Guarantee atau penjaminan penuh pada nasabah bank. Hal ini disampaikan Faisal Basri pada saat menjadi saksi ahli dalam sidang kasus dugaan…
-
Detik.com, Senin, 26/05/2014 18:08 WIB Moksa Hutasoit – detikNews Jakarta – Sejak merger, Bank Century memang sudah memiliki segudang masalah. Namun jika di tahun 2008 bank itu tidak diselamatkan, kondisi perbankan Indonesia bisa makin kacau. Hal itu disampaikan ekonom Faisal Basri saat menjadi saksi meringankan di perkara kasus Bank Century dengan terdakwa Mantan Deputi Gubernur…
-
Kompas, Rabu, 28 Mei 2014 JAKARTA, KOMPAS — Pendapat para ekonom terbelah soal perlu tidaknya Bank Century diselamatkan (bail out) ketika bank tersebut kolaps pada November 2008. Para ekonom itu dihadirkan sebagai saksi ahli, baik oleh jaksa penuntut umum maupun penasihat hukum terdakwa. Pada persidangan kasus Bank Century dengan terdakwa mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, di…
-
Senin, 26 Mei 2014 | 21:47 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah gagal bersaing dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012, kini pengamat ekonomi Faisal Basri mendukung pencalonan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden. Faisal menilai Jokowi sebagai pemimpin yang mau mendengarkan rakyatnya. Staf pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa…
-
KOMPAS.COM, Selasa, 13 Mei 2014 | 18:26 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Ekonom Faisal Basri berharap, pengganti Hatta Rajasa sebagai Menko Bidang Perekonomian nanti, berani membatalkan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Menurutnya, JSS justru bakal memperkokoh dominasi transportasi darat yang membuat ongkos logistik di Indonesia tergolong paling mahal di dunia. Berdasarkan kajian Bank Dunia (2013), ongkos…
-
Kompas.com, Selasa, 22 April 2014 | 11:46 WIB Penulis: Latief JAKARTA, KOMPAS.com — Ekonom dan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), Faisal Basri, menyayangkan keputusan pemerintah mengakuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) melalui PT Bank Mandiri Tbk. Faisal menuding Menteri BUMN Dahlan Iskan mengambil jalan pintas untuk melahirkan bank dengan aset besar. “Inginnya ambil jalan pintas.…
-
Kompas Cetak, Selasa, 22 April 2014, halaman 1 JAKARTA, KOMPAS — Pendidikan Indonesia salah konsep karena mengabaikan potensi pendidikan untuk membangun lingkungan, masyarakat, dan bangsanya. Pendidikan cenderung lebih ke arah pemenuhan kepentingan pribadi sehingga belum maksimal mendorong transformasi sosial. Itulah salah satu pokok persoalan yang mengemuka dalam diskusi ”Mencari Arah Pendidikan Indonesia” yang diselenggarakan Persatuan…
-
detik.com, Kamis, 13/03/2014 18:27 WIB Indah Mutiara Kami,Ayunda W Savitri – detikNews Jakarta – Masih ingat Komunike Bersama Peduli Indonesia (KBPI)? Gerakan masyarakat sipil yang menantang 19 tokoh untuk maju nyapres. Ternyata, dari 19 tokoh itu, hanya lima orang yang menyanggupi tantangan. “Mereka yang terpilih ini kita kirimkan email berupa tantangan menjadi pemimpin Indonesia. Sampai…
-
tribunnews.com, Kamis, 13 Maret 2014 18:03 WIB Warta Kota/Alex Suban TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ekonom yang juga mantan calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Faisal Basri, menilai saat ini terjadi perlawanan pada sistem oligarki yang biasa terdapat dalam sebuah parpol. Faisal menjelaskan perlawanan tersebut terlihat dari tak ada satu pun Ketua Umum parpol yang suaranya…