faisal basri
wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat
Kategori: Migas
-
Dirjen Migas Kementerian ESDM mengatakan harga bensin premium bulan Agustus harusnya Rp 8.600 per liter (http://detik.id/64xdZX). Dirjen mengklaim itu harga keekonomian. Tak jelas apa definisi harga keekonomian itu. Tak sampai seminggu lalu Pertamina mengaku begini: “Kalau dihitung dengan harga minyak dan kurs sekarang, harga aslinya Pertalite Rp 8.700/liter, tapi karena ini harga promo kita jual Rp…
-
Jumat (24/7), harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) mencapai titik terendah 47,97 dollar AS per barrel. Sementara itu minyak mentah Brent nyaris mencapai titik terendah baru sejak Januari 2015. Harga rerata bulanan kedua jenis minyak mentah itu pada Juni turun dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan berlanjut pada Juli ini. Demikian juga untuk OPEC basket price yang month-to-date…
-
Pada hari Senin, 15 Juni 2015, The Habibie Center menggelar acara bertajuk “Mekanisme Penetapan Harga Baru BBM Bersubsidi dan Dampaknya terhadap Masyarakat.” Ada tiga nara sumber: Zamroni Salim (peneliti senior The Habibie Center dan peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI), Tulus Abadi (Ketua Pengurus Harian YLKI), dan saya. Beritanya bisa dilihat di Kompas.com (http://kom.ps/AFsgau). Konteks heboh soal…
-
Program @zul Corner yang diasuh Pemimpin Redaksi Tempo, Arif Zulkifli, di Tempo Channel mewawancarai saya tentang Petral. Rekaman berlangsung dua minggu lalu. Ini linknya: http://www.tempochannel.com/detail/videos/zul-corner/video/4276903295001/pengakuan-faisal-basri-soal-‘-borok-‘-petral?autoStart=true
-
Indonesia masuk menjadi anggota OPEC pada tahun 1962, dua tahun setelah didirikan di Baghdad oleh Iran, Iraq, Kuwait, Saudi Arabia and Venezuela. OPEC (The Organization of the Petroleum Exporting Countries) merupakan organisasi permanen antarnegara. Lima tahun pertama OPEC bermarkas di Geneva, Switzerland dan sejak 1 September 1965 berpindah ke Vienna, Austria. Indonesia keluar dari OPEC sejak Januari 2009…
-
Sejak awal keberadaan Tim Reformasi Tata Kelola Migas dipertanyakan dan dikritik beberapa pihak. Kami dengan rendah hati mendengarkan dan berupaya lebih baik. Berikut beberapa berita itu. http://www.indopos.co.id/2015/06/tim-reformasi-tata-kelola-migas-disebut-bagian-dari-mafia-internasional.html http://lampung.tribunnews.com/2015/06/03/solusi-faisal-basri-dituding-skenario-kartel-internasional http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/06/03/185911626/Giliran.Pengamat.Tuding.Tim.Faisal.Basri.Terlibat.Mafia.Internasional http://economy.okezone.com/read/2015/01/06/19/1088538/kinerja-tim-antimafia-migas-dinilai-belum-efektif http://politik.kompasiana.com/2014/12/31/harga-bbm-turun-petral-bergeming-dan-faisal-basri-disandera-mafia-migas-699683.html http://www.gresnews.com/berita/hukum/102512-hantam-mafia-migas-kpk-kejaksaan-digandeng/ http://www.gresnews.com/berita/politik/1102512-tim-reformasi-tata-kelola-migas-bekerja-untuk-kepentingan-asing/ http://harianterbit.com/read/2014/12/31/15114/25/25/Soal-Mafia-Migas-Faisal-Basri-Jilat-Ludah-Sendiri http://economy.okezone.com/read/2014/12/22/19/1082622/faisal-basri-cs-diminta-pahami-persoalan-petral http://politik.rmol.co/read/2014/12/21/184135/Wajar-Faisal-Basri-Mencla-mencle-Soal-Petral- http://www.arrahmah.com/news/2015/01/02/tak-bisa-berantas-mafia-migas-faisal-basri-macan-ompong.html http://www.aktual.co/energi/tender-crude-oil-isc-pertamina-abaikan-tujuan-tim-rtkm-faisal-basri?utm_medium=twitter&utm_campaign=Indonesia&utm_term=news&utm_content=news&utm_source=twitterfeed
-
Kompas.com pada Rabu, 3 Juni 2015, pk.18:59 WIB memuat berita berjudul “Giliran Pengamat Tuding Tim Faisal Basri Terlibat Mafia Internasional.” Lihat http://kom.ps/AFsbSz Indikasi I Tudingan itu berlandaskan tiga indikator. Pertama, soal subsidi migas. “Sejak awal tim mafia migas memandang bahwa subsidi membebani APBN, dan mengusulkan penggunaan kartu untuk subsidi BBM dan distribusi tertutup untuk gas,” kata Salamuddin…
-
Rabu, 3 Juni 2015 | 18:59 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng menyebut Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang dipimpin pengamat ekonomi politik dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, terlibat dalam sindikat mafia migas internasional. Setidaknya ada tiga indikator yang menjadi dasar kesimpulan Salamuddin. Pertama soal…
-
Acara Sentilan Sentilun yang ditayangkan Jumat, 29 Mei 2015 di Metro TV mengangkat tema Tebas Mafia Migas bersama Faisal Basri. Rekaman berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2015. Seperti biasa, Mas Slamet dan Mas Butet mengarahkan perbincangan dengan jenaka dan mengundang gelak tawa. Silakan unduh di: https://www.youtube.com/watch?v=7hmQO-ryzvc.
-
Persoalan hangat yang selama ini mendominasi diskursus dunia minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia adalah cost recovery, lifting, pro-kontra rezim kontrak yang berlaku sekarang (production sharing contract), dan model tata kelola (“dua kaki” atau “tiga kaki”). Persoalan-persoalan itu menunjukkan bias hulu, karena memang istilah-istilah itu dipakai dalam kegiatan hulu migas. Padahal, produksi minyak mengalami…