faisal basri

wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat

Bulan: Agustus 2013

  • Salah satu kebijakan pemerintah untuk mengurangi tekanan defisit akun semasa (current account) adalah dengan menggenjot kandungan biofuel menjadi 10 persen dalam campuran solar. Dengan begitu impor solar akan turun. Pemerintah optimistik langkah ini bisa menurunkan impor BBM senilai 2 miliar dollar AS. Kalau segala langkah berjalan lancar, memang impor BBM otomatis akan turun. Namun, apakah…

  • Selama ini pasar saham Indonesia (IDX) tergolong tangguh menghadapi gelombang tekanan tak henti. Indeks mencapai tingkat tertinggi di aras 5.215 pada 20 Mei 2013. Setelah itu naik turun namun masih kerap di atas 5.000 hingga 5 Juni. Sempat mencapai tingkat terendah di aras 4.419 pada 25 Juni, indeks berfluktuasi di kisaran 4.500 – 4.800 sampai…

  • Senin, 26 Agustus 2013 | 15:26 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Pelemahan mata uang rupiah yang mencapai Rp 11.000 per dollar AS dalam beberapa pekan ini menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya datang dari pengamat ekonomi, Faisal Basri. Faisal berpendapat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta pejabat negara lain bisa membuat program penguatan rupiah dengan cara menjual…

  • “Kekayaan SBY dalam Bentuk Valas Senilai USD270 Ribu” Senin, 26 Agustus 2013 | 22:11 WI Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak istana tidak menampik, bahwa sebagian harta kekayaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam bentuk valuta asing (valas). Juru bicara kepresidenan Julian Pasha memastikan, laporan harta kekayaan Presiden SBY dapat dipertanggungjawabkan. Pernyataan Julian ini terkait harta kekayaan Presiden SBY yang…

  • “Klarifikasi Pihak Istana Soal Hampir Separo Kekayaan SBY dalam Dolar AS” Senin, 26 Agustus 2013 16:08 WIB TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerhati masalah ekonomi, Faisal Basri menulis di blog Kompasiana, Sabtu (24/8/2013), hampir separuh atau 41,35 persen kekayaan Presiden SBYdalam bentuk dolar AS. Ekonom senior itu menulis angka kekayaan SBY mencapai nilai  589.188 dolar AS per tahun 2011. Menanggapi hal…

  • Tak pelak lagi, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri merupakan pahlawan devisa. Mereka mengorbankan nyawa sekalipun untuk memperoleh nafkah yang halal dan menghidupi sanak keluarganya di tanah air. Pada tahun 2012 TKI kita menyumbang 7 miliar dollar AS ke pundi-pundi devisa negara. Selama semester I-2013 sumbangan mereka sudah mencapai 3,7 miliar dollar…

  • Dalam keadaan rupiah tertekan, ada baiknya kita mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang memberikan sumbangan positif bagi devisa negara. Salah satu penyumbang adalah sektor turisme. Selama lima tahun terakhir, turis mancanegara menyumbang 7,2 miliar dollar AS rata-rata setahun. Sumbangan tertinggi terjadi tahun 2012, yaitu sebesar 8,3 miliar dollar AS. Tahun 2013 ini diharapkan meningkat walaupun diperkirakan masih di…

  • Semakin banyak orang, ekonom sekalipun, membandingkan keadaan sekarang dengan krisis tahun 1998. Bayang-bayang masa krisis yang kini paling menyembul sangat boleh jadi adalah defisit akun semasa (current account/transaksi berjalan) yang sudah berlangsung selama tujuh triwulan berturut-turut dan mencapai puncak pada triwulan II-2013 ketika defisit membubung jadi 9,8 miliar dollar AS atau setara 4,4 persen dari…

  • Perekonomian bisa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sektor tradable dan sektor non-tradable. Sektor tradable merupakan sektor penghasil barang, terdiri dari sektor pertanian, sektor pertambangan & penggalian, dan sektor industri manufaktur. Sisanya masuk ke sektor non-tradable yang tak lain adalah sektor jasa. Sektor jasa disebut sektor non-tradable karena pada umumnya tidak langsung menghadapi persaingan dengan luar negeri…

  • Catatan: Tulisan ini dibuat menjelang pemilihan presiden/wakil presiden 2009. Tayang di Kompasiana, 30 Mei 2009. Sejak lama penulis sudah merasa ganjil dengan perilaku penyelenggara negara yang menanamkan kekayaannya dalam mata uang asing. Tulisan ini sekedar melengkapi tulisan-tulisan sebelumnya yang terkait dengan rupiah yang sedang lunglai. Terima kasih banyak telah berkunjung di sini. ** Warganegara Indonesia…