Tak Jelas Apa yang Diklarifikasi Istana Soal Kekayaan $ SBY


Kekayaan SBY dalam Bentuk Valas Senilai USD270 Ribu”

Senin, 26 Agustus 2013 | 22:11 WI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak istana tidak menampik, bahwa sebagian harta kekayaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam bentuk valuta asing (valas). Juru bicara kepresidenan Julian Pasha memastikan, laporan harta kekayaan Presiden SBY dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan Julian ini terkait harta kekayaan Presiden SBY yang hampir 50 persennya dalam bentuk dolar Amerika Serikat. Menurut Julian, tidak ada yang salah dalam kepemilikan harta kekayaan Presiden SBY baik personal dan keluarganya. Selama SBY menunaikan kewajibannya menyerahkan laporan harta kekayaan dan membayar pajak.

Sebelumnya, pengamat ekonomi Faisal Basri menulis dalam lama pribadinya mengenai banyak penjabat negara yang memiliki kekayaan dalam bentuk valas. Pejabat negara yang dimaksud salah satunya adalah Presiden SBY.

Menurut Faisal, mengutip data di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jumlah valas yang dimiliki Presiden SBY hingga 2009 sekitar USD270 ribu atau setara Rp2,9 miliar. Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, menurut Faisal, seyogyanya Presiden dan pejabat lainnya menjual kekayaan mereka yang berbentuk dolar Amerika Serikat sebagai dukungan terhadap program penguatan rupiah.

Editor: Kesturi Haryunani

Sumber: Diunduh dari  http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/08/26/2/182174/Kekayaan-SBY-dalam-Bentuk-Valas-Senilai-USD270-Ribu

Satu respons untuk “Tak Jelas Apa yang Diklarifikasi Istana Soal Kekayaan $ SBY

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: