Kategori: Goresan

Gentayangan


Gentayangan Hidup tetapi sekedar jasad Berotak tetapi kehilangan akal sehat Berucap tetapi bertolak makna Tersenyum tetapi untuk meluapkan dendam * Tidak menerangi Apalagi mencerahkan Kelam hatimu Kusam parasmu * Gerombolan teriakkan jargon bagai buih Gelorakan kebencian Di tengah kerumunan pucat pasi Yang kehilangan asa * Di seberang sana Anak-anak bernyanyi Menebar asa Dengan percaya diri

Lanjutkan membaca

Tak lagi ku kenali


Bukan karena tidak sepaham dengan seseorang lantas kita memusuhinya. Bukan karena tidak sekeyakinan dengan seseorang kita memperlakukannya dengan tidak adil. Bukan karena seseorang pernah mencerca lantas kita menistanya dan memupuk dendam. Bukan karena seseorang memusuhi kita lantas kita tidak menyapanya. Nilai-nilai kemanusiaan melampaui perbedaan pandangan politik. Nilai-nilai demokrasi melampaui kepentingann partai. Prinsip melampaui pilihan politik

Lanjutkan membaca

Transformasi


Dua helai kain putih membalut tubuh Seperti itu pula kala jasad menyatu dengan tanah Bersih dari harta benda dan perhiasan Memanjatkan doa dan ampunan Lemparilah nafsu duniawi Lumatkan iri dan dengki Usirlah sifat kikir dan kufur nikmat Benamkan sombong dan keangkuhan

Merdeka Bukan untuk Suka-suka


Mari raih kemenangan Melawan para koruptor Melawan para pendukung koruptor Tidak berteman dengan koruptor Kobarkan perang Menentang perilaku korup Yang membuat orang miskin semakin papa Yang membuat kaum tak berdaya kian terpinggirkan Yang membuat Negeri kian dibelit utang Koruptor tak kunjung jera Menari di tengah derita rakyat Koruptor hidup berfoya-foya Sementara petani terkikis daya belinya

Lanjutkan membaca

Setelah Fitri Kembali


Mari raih kemenangan Melawan para koruptor Melawan para pendukung koruptor Tidak berteman dengan koruptor Kobarkan perang Menentang perilaku korup Yang membuat orang miskin semakin papa Yang membuat kaum tak berdaya kian terpinggirkan Yang membuat Negeri kian dibelit utang Koruptor tak kunjung jera Menari di tengah derita rakyat Koruptor hidup berfoya-foya Sementara petani terkikis daya belinya

Lanjutkan membaca

Kupu Kupu Hitam Berkedok Hitam


Hitam kelam warnanya // Kenakan topeng hitam pula // Tak berani tampilkan sosok seutuhnya Ia hinggap sejenak merapikan posisi topengnya // Seraya menghirup sari pati bunga hingga kering melayu // Tak seorang pun tahu, pikirnya Mengembara di kebun bunga // Mencari lembayung gemulai // Hitam tetap hitam Dari kejauhan ia melihat rangkaian melati pancarkan pesona // Melati putih sibakkan diri, tak

Lanjutkan membaca