faisal basri
wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat
Penulis: faisal basri
-
TIM REFORMASI TATA KELOLA MIGAS REKOMENDASI KEBERADAAN PETRAL 1. Latar Belakang Pembentukan Petral Pada 1969, Pertamina dan satu “interest group” Amerika Serikat mendirikan Perta Group dengan tujuan memasarkan minyak mentah dan produk minyak Pertamina di pasar Amerika Serikat. Perta Group—yang memulai kegiatan perdagangan minyak pada tahun 1972—terdiri dari Perta Oil Marketing Corporation Limited, perusahaan Bahama yang…
-
Oleh: Tim Reformasi Tata Kelola Migas Latar Belakang Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi merupakan persoalan sensitif yang kerap memunculkan kontroversi, baik pro-kontra kenaikan maupun besaran kenaikannya. Kontroversi mengenai besaran kenaikan harga muncul karena informasi yang tidak lengkap mengenai bagaimana pemerintah menentukan harga patokan jenis-jenis BBM tertentu. Berkaitan dengan penurunan tajam harga minyak mentah di pasar…
-
Bloomberg.com By Herdaru Purnomo and Fitri Wulandari Dec 5, 2014 4:00 PM GMT+0700 Indonesia will improve transparency at its offshore oil trading company as President Joko Widodo takes steps to clean up the energy industry, according to the government’s new oil and gas management reform team. Petral, the trading division of state company PT Pertamina,…
-
Jumat, 5 Desember 2014 | 00:03 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Beragam kebijakan Bank Indonesia dinilai tak tepat. Sejumlah target indikator ekonomi dari otoritas bank sentral itu pun diniali kerap meleset. Dengan dasar itu, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Faisal Basri menilai Bank Indonesia sudah tak lagi kredibe. “BI tidak kredibel. Kenapa? (Kebijakan BI) tidak diikuti…
-
Minggu (16/11/2014) saya diberi amanah oleh Menteri ESDM untuk memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Sektor Migas. Di media sosial muncul sebutan Tim Pemberantasan Mafia Migas. Apa pun sebutannya, tim ini mengemban empat tugas pokok. Pertama, mengkaji seluruh kebijakan dan aturan main tata kelola migas dari hulu hingga hilir yang memberi peluang mafia migas beroperasi secara…
-
Rabu, 08 Oktober 2014 | 21:47 Jakarta – Ekonom Faisal Basri mengatakan, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlaku per akhir tahun 2015 tidak ditujukan untuk meningkatkan perdagangan. Terbukti, perdagangan intra Asean justru lebih mengintegrasikan ekonomi Asean. Faisal menyatakan, Indonesia harus bisa memanfaatkan peluang yang ditawarkan MEA. Dengan demikian, lanjut dia, Indonesia dipilih menjadi basis…
-
“Dari Barat sampai ke Timur Berjajar pulau-pulau Sambung-menyambung menjadi satu Itulah Indonesia …..” —Wage Rudolf Supratman Lautlah yang mempersatukan Indonesia, merajut gugusan 17.508 pulau membentuk untaian zamrud khatulistiwa. Dengan garis pantai 54.716 kilometer, terpanjang kedua di dunia menurut mapofworld.com, Tuhan mengaruniai bangsa Indonesia jalan bebas hambatan tak berbayar, tidak perlu diaspal atau dibeton, tidak perlu…
-
Sebelum menjadi presiden, Jokowi bisa diibaratkan sebagai perusahaan tertutup (pemimpin lokal). Kalau tetap sebagai perusahaan tertutup, Jokowi tak bakal bisa jadi presiden, tetap sebagai pemimpin lokal. Ketika maju sebagai calon presiden, Jokowi mempersiapkan diri melakukan IPO (initial public offering) di pasar saham, pasar politik nasional. Pemilik saham mencatatkan Jokowi ke Bursa Efek Indonesia. Pemegang saham…
-
Seminggu lagi kita bakal memiliki pemerintahan baru. Banyak tantangan menghadang. Namun, cukup banyak pula faktor yang membuat asa menyembul. Ancaman utama bukan berasal dari luar. Seburuk-buruknya perekonomian dunia, pertumbuhan ekonomi global tahun ini bakal lebih baik daripada tahun lalu. Publikasi terakhir Dana Moneter Internasional memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia bakal lebih baik lagi. Pertumbuhan ekonomi dunia…
-
Selasa, 19 Agustus 2014 15:22 WIB TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Faisal Basri, ekonom, mengatakan bahwa mengembangkan kebangkitan industri atau industrialisasi menjadi hal yang mutlak untuk mengatasi jebakan kelas menengah yang terus tumbuh seiring dengan banyaknya usia muda di indonesia. Dia mengkhawatirkan hal ini karena kontribusi industri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih sangat rendah. “Kontribusi…