faisal basri

wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat

Penulis: faisal basri

  • Pemilu tinggal 27 hari lagi. Elektabilitas Jokowi turun dalam dua survei terakhir yang diselenggarakan oleh Litbang Kompas. Pada April 2018, elektabilitas Jokowi—yang belum memiliki pasangan—mencapai puncaknya, yaitu 55,9 persen. Trend kenaikan elektabilitas Jokowi terjadi sejak April 2016. Pada survei Litbang Kompas Oktober 2018, elektabilitas Jokowi yang telah berpasangan dengan Ma’ruf turun menjadi 52,6 persen. Hasil…

  • Tak dinyana, Indonesia kian kokoh menjelma sebagai perekonomian jasa. Sudah hampir satu dasawarsa peranan sektor jasa (non-tradables) dalam perekonomian melampaui sektor penghasil barang (tradables). Peningkatan pesat sektor jasa terjadi sejak 2012. Pada tahun 2018 sektor jasa telah memberikan sumbangan sebesar 59 persen dalam produk domestik bruto (PDB). Padahal Indonesia masih tergolong sebagai negara berpendapatan menengah-bawah…

  • Gentayangan Hidup tetapi sekedar jasad Berotak tetapi kehilangan akal sehat Berucap tetapi bertolak makna Tersenyum tetapi untuk meluapkan dendam * Tidak menerangi Apalagi mencerahkan Kelam hatimu Kusam parasmu * Gerombolan teriakkan jargon bagai buih Gelorakan kebencian Di tengah kerumunan pucat pasi Yang kehilangan asa * Di seberang sana Anak-anak bernyanyi Menebar asa Dengan percaya diri…

  • Selasa malam lalu (5/3), saya menggunakan jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Pintu I Gelora Bung Karno di depan Graha CIMB menuju halte Transjakarta. Luar biasa—nyaman, indah, dan mewah penuh gemerlap lampu warna warni. Lantainya dari kayu berkilat. Saya tak tahu pasti apakah itu kayu parket atau kayu asli. Dilengkapi pula dengan pegangan tangan dari kayu…

  • Hari Ini (8/3), Bank Indonesia mengumumkan posisi cadangan devisa per akhir Februari 2019 meningkat USD3,2 miliar menjadi USD123,3 miliar. Sentimen positif ini tidak membuat nilai tukar rupiah menguat, melainkan justru melemah. Kurs JISDOR tercatat Rp 14.223 per dollar AS, sedangkan pasar spot ditutup sore tadi pada aras Rp 14.314 per dollar AS. Kemerosotan juga menerpa…

  • Author : Ramadhan asumsi.co | February 01th, 2019 Isu-isu ekonomi sudah jadi makanan sehari-hari bagi seorang Faisal Basri. Masalah utang negara, APBN, ekspor impor, sampai analogi organ tubuh manusia dalam ekonomi, dikupas tuntas oleh ekonom lulusan Vanderbilt University tersebut dalam Program Pangeran Mingguan Asumsi terbaru, Kamis, 31 Januari 2019. Di luar briliannya pemikiran ekonomi seorang Faisal…

  • Menurut data Bank Indonesia, pelancong mancanegara Indonesia tahun 2018 sebanyak 9,8 juta orang, menghabiskan devisa senilai USD8,8 miliar. Berarti setiap pelancong merogoh kocek sekitar USD900. Kenyataannya boleh jadi lebih besar dari itu jika memerhatikan dengan kasat mata tabiat pelancong kita dalam berbelanja di luar negeri. Nilai tukar rupiah yang merosot dari Rp 13.389 per USD…

  • Pada minggu kedua bulan ini, banyak media cetak dan online memberitakan Indonesia naik kelas dari negara berpendapatan menengah-bawah menjadi negara berpendapatan menengah-atas. Ternyata pemberitaan itu salah. Kesalahannya bisa dilihat di sini. Kesalahan berjamaah harus menjadi pembelajaran berharga. Wartawan jangan mengandalkan sepenuhnya kepada sumber berita atau narasumber. Jangan menganut jurnalisme kata si anu. Terapkanlah jurnalisme berbasis…

  • . Pangan yang dimaksud dalam tulisan ini adalah kelompok komoditi yang masuk dalam kelompok SITC 0 (bahan makanan dan binatang hidup/food and live animals). SITC adalah singkatan dari standard international trade classification. Sejak 2007 transaksi perdagangan (ekspor dan impor) pangan kita mengalami defisit. Nilai defisit tertinggi terjadi pada 2011, yaitu sebesar USD4,2 miliar. Defisit pangan…

  • Batas-batas negara kian pudar. Globalisasi bukan sekedar proses interaksi, melainkan juga integrasi antarwarga, perusahaan, dan pemerintah berbagai negara yang digerakkan oleh pertukaran barang dan jasa, pergerakan modal fisik dan finansial, mobilitas manusia, dan ditopang oleh teknologi informasi dan komunikasi. Proses globalisasi berdampak terhadap segala aspek kehidupan, seperti lingkungan, budaya, sistem politik, pembangunan dan kemakmuran, sert…