Cadangan Devisa Bertambah USD3,2 miliar


en.presidentpost.id

Hari Ini (8/3), Bank Indonesia mengumumkan posisi cadangan devisa per akhir Februari 2019 meningkat USD3,2 miliar menjadi USD123,3 miliar. Sentimen positif ini tidak membuat nilai tukar rupiah menguat, melainkan justru melemah. Kurs JISDOR tercatat Rp 14.223 per dollar AS, sedangkan pasar spot ditutup sore tadi pada aras Rp 14.314 per dollar AS. Kemerosotan juga menerpa pasar saham yang ditutup melemah 1,16 persen pada aras 6.383,068. Semua bursa saham utama Asia memerah, bursa saham Eropa pun di awal perdagangan mengalami tekanan, demikian pula bursa saham AS (DJIA) kemarin yang terpangkas 0,78 persen.

Sudah lima bulan cadangan devisa Indonesia menikmati kecenderungan meningkat. Dibandingkan dengan posisi September 2018, cadangan devisa telah bertambah cukup besar, yaitu USD8,4 miliar.

Sayangnya, peningkatan cadangan devisa belum ditopang oleh “darah dan keringat” kita sendiri. Sejak Oktober 2018 hingga Januari 2018 transaksi perdagangan luar negeri (ekspor dan impor barang) selalu tekor (defisit).

Penopang utama kenaikan cadangan devisa selama Oktober 2018 hingga Februari 2019 adalah penerbitan obligasi global pemerintah, SUKUK global pemerintah, penarikan utang luar negeri pemerintah, dan penerimaan devisa migas. Komponen terakhir merupakan bagian pemerintah dari bagi hasil migas yang disimpan di Bank Indonesia. Namun, pada waktu bersamaan, Petamina membutuhkan valuta asing lebih banyak untuk mengimpor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) karena kebutuhan dalam negeri sekitar dua kali lipat dari produksi minyak dalam negeri. Jadi boleh dikatakan cadangan devida naik karena penerbitan surat utang dan pinjaman luar negeri.

Pemerintah tak setiap bulan menerbitkan surat utang. Semoga cadangan devisa tyda merosot atau berfluktuasi lika pemerintah tak menerbitkan surat utang. Syaratnya penanaman modal asing langsung mengalir masuk lebih deras dan dana asing yang masuk ke pasar saham lebih berkualitas, berwawasan jangka panjang dan berasal dari investor institusional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: