Oleh: Denny Indrayana

Penggemar bola dan piala dunia tentu menikmati pertandingan dinihari tadi antara tim Portugal dan Spanyol yang berakhir imbang 3 – 3. CR7, Christiano Ronaldo, mencetak tiga gol (hattrick) pada kesempatan tersebut. Pertandingan berjalan seru, skor susul-menyusul, dan akhirnya berakhir imbang dengan gol ketiga Ronaldo. Gol yang dilesakkan melalui tendangan bebas, menjelang akhir pertandingan tersebut, adalah gol yang indah, sekaligus membuka peluang sama besar bagi kedua tim untuk secara fair maju ke babak berikutnya di piala dunia.

*Apa hubungannya antara Piala Dunia, Hattrick Ronaldo, dan perjuangan Syarat Nyapres 0%?*

*Pertama*, karena perjuangan *Syarat Nyapres 0%* mempunyai banyak kesamaan nasib dengan gol Ronaldo tersebut. Kami Para Pemohon *Syarat Nyapres 0%* bukanlah pendukung fanatik Ronaldo, kami hanya ingin menikmati pertandingan bola yang bermutu, berkelas, dan yang penting fair, adil bagi semua tim, serta penonton. Karena itu, jika kami hari ini menikmati hattrick Ronaldo, para pendukung fanatik Lionel Messi, tidak perlu berkecil hati. Bagi kami yang terpenting adalah pertandingan yang enak ditonton, dan gol indah yang nyaman dinikmati.

Bagi kami yang terpenting adalah dengan *Syarat Nyapres 0%*, makin banyak capres yang muncul, dan akhirnya yang terpenting, rakyat makin banyak pilihan, itulah sebabnya tagar kami adalah *#RakyatMauBanyakPilihan*. Kami tidak mendukung capres tertentu, ataupun partai tertentu, karena yang kami perjuangkan adalah Pemilihan Presiden yang lebih adil, demokratis, dan fair, dimana daulat rakyat ditegakkan sesuai UUD 1945.

*Dua*, kepada kami ditanyakan apakah tidak terlambat mengajukan permohonan saat ini, kurang dari dua bulan menjelang pendaftaran capres berakhir pada 10 Agustus 2018. Jawaban kami kembali kepada gol indah melalui tendangan bebas Ronaldo dinihari tadi. Gol itu diciptakan 5 menit menjelang pertandingan berakhir. Pada momen menjelang ujung pertandingan. Gol indah Ronaldo di menit-menit terakhir itu mengajarkan, perjuangan harus terus dilakukan, bahkan sampai detik terakhir, bahkan sampai tetesan peluh terakhir. Itulah yang kami lakukan, meskipun sudah pernah diajukan, kami tidak putus asa. Menjelang pendaftaran capres ini, pada minggu-minggu terakhir, kami tetap perjuangkan agar syarat capres kembali ke fitrah, kembali ke UUD 1945, kembali ke *Syarat Nyapres 0%*.

Ayo berjuang bersama kami, ayo kembalikan daulat rakyat, ayo bersama-sama kita ciptakan gol indah pembatalan syarat ambang batas capres (presidential threshold), dan kembali fitrah, kembali ke *Syarat Nyapres 0%*.

*Salam Syarat Nyapres 0%*
*#RakyatMauBanyakPilihan*

*Dua Belas Pemohon Syarat Nyapres 0%*

1. M. Busyro Muqoddas (mantan Ketua KPK dan Ketua KY)
2. M. Chatib Basri (mantan Menteri Keuangan)
3. Faisal Basri (Akademisi)
4. Hadar N. Gumay (mantan Pimpinan KPU)
5. Bambang Widjojanto (mantan Pimpinan KPK)
6. Rocky Gerung (Akademisi)
7. Robertus Robet (Akademisi)
8. Feri Amsari (Direktur Pusako Universitas Andalas).
9. Angga Dwimas Sasongko (Profesional/Sutradara Film)
10. Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah
11. Titi Anggraini (Direktur Perludem)
12. Hasan Yahya (Profesional)

*Ahli Permohonan*: Refly Harun, Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti

*Kuasa Hukum Pemohon*: *INTEGRITY* (Indrayana Centre for Government, Constitution and Society): Denny Indrayana, Haris Azhar, Abdul Qodir, Harimuddin, Zamrony