Meningkatkan Pajak dengan Memacu Industrialisasi

manufacturing-industries-1-638

slideshare.net

Walaupun terus menerus mengalami penurunan, peranan sektor industri manufaktur dalam produk domestik bruto (PDB) masih tetap yang tertinggi, yaitu 20,5 persen pada tahun 2016. Tiga sektor lainnya yang menyumbang PDB di atas 10 persen adalah sektor pertanian (13,5 persen), sektor perdagangan dan reparasi mobil dan sepeda motor (13,2 persen), dan sektor konstruksi (10,4 persen).

Kebanyakan yang mengalami pertumbuhan tinggi adalah sektor-sektor yang peranannya dalam PDB masih relatif kecil, seperti sektor informasi dan komunikasi, jasa usaha, serta sektor kesehatan dan kegiatan sosial.

pertumbuhan per sektor

Karena sebagian besar industri manufaktur merupakan usaha formal dan berwujud, sumbangannya terhadap penerimaan pajak tergolong sangat besar dan terbesar pula, yakni sekitar 31 persen. Berarti sumbangan sektor industri manufaktur terhadap penerimaan pajak lebih besar ketimbang sumbangannya terhadap PDB, yaitu hampir 1,5 kali lipat.

Jadi bisa dipahami jika pertumbuhan sektor industri manufaktur melambat dan lebih rendah dari pertumbuhan PDB, maka sumbangan sektor ini terhadap penerimaan pajak pun akan relatif berkurang.

Sumbangan sektor perdagangan dan reparasi mobil dan sepeda motor terhadap PDB hampir sama dengan sumbangannya terhadap penerimaan pajak.

Sementara itu, sektor pertanian sumbangannya hanya 1,6 persen terhadap penerimaan pajak, padahal sektor ini merupakan penyumbang kedua terbesar dalam PDB. Sehingga, nisbah dalam penerimaan pajak terhadap nisbah dalam PDB hanya 0,12 persen. Ini bisa dipahami mengingat produk pertanian banyak dikecualikan dalam perpajakan demi menolong petani kecil.

Nisbah peranan penerimaan pajak terhadap nisbah PDB untuk sektor konstruksi juga relatif rendah walaupun tidak serendah sektor pertanian.

Dari gambaran di atas tampak betapa penting peranan sektor industri manufaktur dalam penerimaan pajak.

Peranan sektor keuangan dalam penerimaan pajak 3,2 kali dari peranannya dalam PDB. Pertumbuhan sektor ini pun tergolong sangat tinggi, kerap jauh lebih tinggi ketimbang pertumbuhan PDB. Namun, karena peranan sektor keuangan dalam PDB masih relatif sangat rendah (4,2 persen), sektor ini belum bisa diandalkan sebagai sumber utama penerimaan pajak.

pajak

Mengingat tahapan industrialisasi Indonesia belum mencapai tingkat yang optimal, maka ruang gerak masih cukup leluasa untuk mengakselerasikan pertumbuhan sektor industri manufaktur.

Memajukan industrialisasi ibarat menanam bibit unggul bagi perekonomian, khususnya dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak dan tax ratio.

 

About faisal basri

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development. His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003). He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement. Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.
This entry was posted in Fiscal Policy, Industri. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s