Prediksi Faisal Basri, Inflasi 2013 Tembus 8 Persen

Penulis : Jay Waluyo – Editor : Dzikry Subhanie      Minggu, 23 Juni 2013 07:56:21

Jakarta –  Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri memperkirakan, target inflasi yang ditetapkan dalam APBN-P 2013, sebesar 7,2 persen, sebagai respons kenaikan BBM, akan terlampaui. Karena, sebelum kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dilakukan, harga semua bahan kebutuhan pokok telah naik rata-rata di atas 10 persen. Sehingga, itu menjadi indikator dan kontribusi nyata bagi pergerakan inflasi saat ini.

“Saat ini saja inflasi terus bergerak naik, sudah di atas 6,5 persen. Apalagi bulan depan akan segera memasuki Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, tingkat konsumsi meningkat, tetapi tidak diimbangi dengan suplai yang cukup sehingga kondisi itu akan terus berkontribusi inflasi, akibat pemerintah tidak dapat kendalikan kenaikan barang-barang di pasar,” ujar Faisal Basri di Jakarta, Sabtu (22/6)

Akibat kenaikan BBM yang dilakukan menjelang Ramadhan, Faisal memperkirakan, inflasi akan tembus di atas 8 persen. “Tidak ada kenaikan BBM saja, setiap memasuki Ramadhan sumbang angka inflasi, karena harga barang-barang kebutuhan pokok yang semua naik, apalagi dengan kenaikkan BBM saat ini, memicu semua barang harganya naik, akibat ongkos transportasinya naik rata-rata di atas 30 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut Faisal mengatakan, jika pemerintah nantinya tak mampu menahan target inflasi sebagaimana ditetapkan dalam APBN-P 2013, sebesar 7,2 persen, jelas itu akan melanggar UU. Tapi masalahnya, kalaupun pemerintah melanggar UU, DPR saat ini akan mampu berbuat apa. “Inflasi di atas 8 persen akibat kenaikan BBM ini tidak bisa dihindari dan itu sulit dikendalikan.,” katanya.

Sekalipun pemerintah akan mengintervensi pasar dan menggunakan cadangan devisa negara yang ada, tambah Faisal, pertanyaannya seberapa besar cadangan devisi negara yang ada untuk tahan kondisi itu dan sampai kapan. “Cadangan devisa kita saat ini hanya sekitar 100 miliar dolar AS. Itu sudah sempat digunakan di antaranya kemarin-kemarin untuk hal-hal lainnya,” tegasnya. ***

Sumber: http://www.jurnalparlemen.com/view/4318/prediksi-faisal-basri-inflasi-2013-tembus-8-persen.html

About faisal basri

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development. His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003). He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement. Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.
This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Prediksi Faisal Basri, Inflasi 2013 Tembus 8 Persen

  1. Pingback: Inflasi 2013 prediksi Bang Faisal | Lampung Metro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s