(Puisi menyambut Peluncuran Blog Alm Faisal Basri)
Dari deretan angka dan kurva yang kaku,
Kau tiupkan ruh pembebasan,
Menyentak laci regulasi yang beku tertutup rapi,
Menebar asa bagi anak negeri.
Ketika meja kekuasaan sibuk berpesta,
Membagi rente dalam selimut peselingkuh,
Suaramu lantang menebar koreksi,
Menunjuk hidung perampok negeri,
Tanpa ragu, tanpa ke pura2an.
Kau adalah data yang menjelma jadi peluru,
Menusuk jantung penghianat negeri,
Nuranimu tak tunduk pada kegelapan,
Karena kau adalah cahaya penebar asa.
Raga mu memang telah pergi kawan,
Tapi suaramu tetap menggema dalam lembar sejarah,
Baramu tetap menyala,
Di dada generasi yang tak pernah menyerah.
Selamat jalan kawan.
Bogor, 5 November 2026
Bogor, 5 Nov 26.

Tinggalkan Balasan