Lanjut ke konten

Outlook Pariwisata Indonesia


Screen Shot 2017-11-02 at 05.08.36

Rabu kemarin (1/11), saya menghadiri seminar bertajuk “Indonesia Tourism Outlook 2018: Prospek dan Persoalan Pariwisata di Indonesia.” Seminar dibuka dengan piddato kunci oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Pada sesi panel diskusi pertama dengan tema “Global and Regional Outlook,” saya diminta membahas/menjawab tujuh persoalan sebagai berikut:

(1) Pariwisata sebagai “new economy” dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia

(2) Pariwisata diproyeksikan menjadi sektor  penyumbang devisa terbesar pada 2019 senilai Rp280 triliun. Mentri Pariwisata yakin pada 2018 pariwisata sudah menjadi penyumbang devisa terbesar. Seberapa optimis? Apa yang harus dilakukan untuk mendongkrak devisa pariwisata?

(3) Dalam perhitungan PDB, pariwisata masih digabung dengan sektor lain, di antaranya perdagangan, hotel dan restoran. Jika ke depan pariwisata menjadi  sektor unggulan penghasil devisa terbesar, apakah harus dilakukan perhitungan tersendiri?

(4) Travel balance Indonesia. Posisi pariwisata dalam neraca jasa Indonesia.

(5) Perbandingan inbound dan outbound turis Indonesia.

(6) Menurut BPS ada kenaikan pada indeks leisure, sedangkan non-leisure turun. Apakah ini cukup untuk menggambarkan adanya pergeseran pola konsumsi dan belanja masyarakat dari belanja barang ke jasa (wisata)?. Atau ada indikator lainnya?

(7) Investasi pariwisata masih seret.

IMG_1296
IMG_1275

Tidak semua pertanyaan atau persoalan bisa saya jawab. Yang  saya sajikan pada acara itu bisa dilihat pada powerpoint yang tersaji dalam bentuk pdf di bawah ini. Semoga bermanfaat.

20171101-Forum_ITO-tourism_outlook

Kategori

Tourism

faisal basri Lihat Semua

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development.

His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003).

He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement.

Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.

6 tanggapan untuk “Outlook Pariwisata Indonesia Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: