faisal basri

wear the robes of fire — kesadaran nurani dan akal sehat


Pemerintah gencar menarik turis mancanegara dengan mengobral bebas visa. Lihat Memacu Werman dengan Bebas Visa?. Pemerintah tidak menuntut penerapan azas timbal-balik dari negara yang memperoleh status bebas visa dengan alasan supaya orang Indonesia tidak semakin mudah melancong ke luar negeri.

Bagi masyarakat kelas atas Indonesia berbagai kendala tak jadi masalah. Pengurusan visa diserahkan kepada agen perjalanan. Nilai tukar rupiah melorot tak jadi masalah karena mereka sudah terbiasa menyimpan dollar.

Tahun lalu kartu Visa menerbitkan hasil survei yang rangkumannya bisa dilihat di sini: Visa Global Travel Intentions Study 2015. Survei ini mengambil sampel kelompok affluent yang untuk Indonesia berpendapatan di atas Rp 15 juta per bulan.

Ada dua yang menonjol tentang Indonesia.  Pertama, Indonesia paling tinggi dalam peningkatan jumlah pelancong untuk leisure dalam dua tahun terakhir.

Kedua, Indonesia masuk top five countries yang peningkatan belanjanya treating ankara 2013 dan 2015.

ina_travelers

sd

 

 

Posted in

2 tanggapan untuk “Turis Indonesia Makin “Canggih””

  1. Nelwin Aldriansyah Avatar

    Artikel menarik bang Faisal. Dari diskusi saya dengan beberapa teman yang bergerak di jasa penyelenggara wisata, kenaikan tertinggi wisatawan Indonesia adalah untuk tujuan wisata Jepang dan Turki. Kebijakan pemerintah Jepang membebaskan visa bagi WNI pemegang E-paspor, dan kebijakan pemerintah Turki memberikan visa on arrival bagi paspor Indonesia ternyata sangat efektif untuk menarik minat wisatawan Indonesia kesana.
    Seharusnya fakta ini menjadi salah satu lobbying power bagi pemerintah untuk mengupayakan akses timbal balik bagi negara-negara yang diberikan bebas visa atau visa on arrival ke Indonesia. Kabarnya schengen countries sedang menjajaki pembebasan visa untuk paspor Indonesia, kita doakan semoga hal ini segera terwujud.

    1. faisal basri Avatar

      Terima kasih banyak masukan yang sangat berharga.

      Sepatutnya memang begitu, jangan gampangan buat orang tapi kita tetap sulit.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.