Faisal Basri Sebut 3 Bank Lain Terima Bantuan Dana Selain Century

Liputan6.com, Jakarta : Pengamat ekonomi Faisal Basri mengungkapkan pernyataan yang mencengangkan. Kata dia, tak hanya Bank Century yang menerima bantuan dana, tapi 3 bank BUMN yang juga menerima suntikan dana.

“Saya baca notulensi rapat Pak JK yang katakan pada 20 November 2008 dilaporkan ekonomi baik-baik saja. Di situ sebenarnya ada 3 direksi, Bank Mandiri, BRI dan BNI. 3 Bank ini dapat suntikan dana 15 triliun. Jadi nggak cuma Century saja yang alami masalah, bank-bank besar juga mengalami masalah,” jelas Faisal di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/2/2014).

Faisal memaparkan sejumlah fakta terkait adanya krisis keuangan global yang terjadi pada 2008-2009 lalu. Pada saat itu, semua negara mengalami minus pertumbuhan dan negara maju paling terkena imbasnya.

“Saat itu Amerika tingkat tertinggi penganggurannya pada 2009. Ekonomi Indonesia pun turun saat itu, dari pertumbuhan 6 persen jadi 4,6 persen,” terang Faisal. “Bagaimana tidak dikatakan tak apa-apa kalau rupiah pada 2008 turun. Menurut saya orang-orang ini nggak waras, bisa jadi gila negara ini.”

Saat itu pula, 3 bank BUMN harus diselamatkan karena kebijakan pemerintah yang menaruh uangnya di sana. “Waktu itu diperintahkan pemerintah untuk taruh uang BUMN di bank-bank BUMN itu,” ujar Faisal.

Seharusnya, saat krisis tersebut, Indonesia menerapkan blanket guarantee. Namun hal itu ditolak pemerintah, sehingga mereka menyuntikkan dana pada bank-bank agar tak terjadi kegagalan sistemik ekonomi di Indonesia.

“Negara lain terapkan blanket guarantee, jadi jika bank collapse akan dibayar pemerintah tanpa batasan. Di Indonesia ditolak penerapan dari blanket guarantee ini. Maka satu-satunya langkah yang rasional, maka tak boleh ada bank yang collapse,” katanya.

Mantan Sekjen PAN ini pun mengaku akan menjelaskan hal ini di depan Pengadilan Tipikor dengan tersangka Budi Mulya. “Saya akan jadi saksi di Tipikor untuk kasus Budi Mulya untuk tunjukkan apa yang terjadi tahun 2008-2009,” pungkas Faisal.

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Budi Mulya disangka menyalahgunakan wewenang dalam pemberian FPJP kepada Bank Century pada 2008 dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Akhir Desember 2012, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan kepada Tim pengawas Bank Century di DPR bahwa Budi dan mantan Deputi Gubernur BI Siti Fajriah merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian negara yang timbul terkait Century. (Riz/Sss)

Sumber: http://news.liputan6.com/read/827990/faisal-basri-sebut-3-bank-lain-terima-bantuan-dana-selain-century

About faisal basri

Faisal Basri is currently senior lecturer at the Faculty of Economics, University of Indonesia and Chief of Advisory Board of Indonesia Research & Strategic Analysis (IRSA). His area of expertise and discipline covers Economics, Political Economy, and Economic Development. His prior engagement includes Economic Adviser to the President of Republic of Indonesia on economic affairs (2000); Head of the Department of Economics and Development Studies, Faculty of Economics at the University of Indonesia (1995-98); and Director of Institute for Economic and Social Research at the Faculty of Economics at the University of Indonesia (1993-1995), the Commissioner of the Supervisory Commission for Business Competition (2000-2006); Rector, Perbanas Business School (1999-2003). He was the founder of the National Mandate Party where he was served in the Party as the first Secretary General and then the Deputy Chairman responsible for research and development. He quit the Party in January 2001. He has actively been involved in several NGOs, among others is The Indonesian Movement. Faisal Basri was educated at the Faculty of Economics of the University of Indonesia where he received his BA in 1985 and graduated with an MA in economics from Vanderbilt University, USA, in 1988.
This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s