Indeks Saham Indonesia Berbinar-binar Songsong Pemilu


Sehari sebelum pemilu legislatif 9 April 2014, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia (BIE) memang hanya naik sangat tipis 0,315 poin atau 0,007 persen dibandingkan awal pekan ini. Pada hari Senin (7/4), indeks saham naik cukup tajam, 63,095 poin atau 1,299 persen dibandingkan petutupan bursa akhir pekan lalu.

Namun, bila kita bandingkan dengan posisi akhir tahun 2013 (year to date), indeks sudah naik lumayan tinggi, yaitu 15,14 persen. Year on year pun sudah positif walaupun masih kecil sebesar 0,488 persen.

idx

Bila dibandingkan dengan kinerja saham-saham dunia, sungguh saham Indonesia yang paling berbinar-binar. Tak dinyana, per 2 April 2014, kinerja indeks saham Indonesia year to date dalam $ term ternyata paling tinggi di dunia dengan pertumbuhan 22,8 persen. Pencapaian ini mirip dengan yang terjadi pada bulan Mei 2013.

idx$

Melihat gelagat ini, sangat boleh jadi dalam beberapa bulan ke depan IHSG bisa menorehkan rekor baru. Rekor sebelumnya adalah 5.214,976 pada 20 Mei 2013.

Pemilu yang damai dan kehadiran pemimpin baru yang dicintai rakyatnya diharapkan tidak hanya mengerek indeks saham, tetapi juga menghembuskan harapan baru bagi percepatan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan.

Indonesia Kembali Bersinar


Per 12 Maret 2014 (year to date), kinerja indeks harga saham gabungan di Bursa Saham Indonesia (IDX) dalam $ terms menduduki urutan ketiga terbaik di dunia dengan peningkatan 16,7 persen. Di posisi puncak adalah Mesir dan kedua diduduki Yunani.

stockmarket

Indeks saham Emerging Markets (MSCI) masih tergopoh-gopoh dengan pertumbuhan negatif 5,8 persen. Demikian juga China (SSEA) yang kinerjanya minus 7,0 persen. Rusia mengalami kemerosotan paling parah, yaitu -23,8 persen.

Indeks saham Indonesia diperkirakan segera menembus 5.000. Pada penutupan transaksi bursa Jumat (14/3), indeks melesat 152,5 poin atau naik 3,23 persen. Tampaknya Jokowi effect sudah mulai berlangsung.

idx

Tampaknya terbuka peluang lebar indeks bakal memecahkan rekor tertinggi yang terjadi pada 20 Mei 2013 sebesar 5.214,976. Dalam hitungan bulan, tahun ini juga, sangat boleh jadi.

Indeks Harga Saham Akhirnya Minus


idx_minus

Selama ini pasar saham Indonesia (IDX) tergolong tangguh menghadapi gelombang tekanan tak henti. Indeks mencapai tingkat tertinggi di aras 5.215 pada 20 Mei 2013. Setelah itu naik turun namun masih kerap di atas 5.000 hingga 5 Juni.

Sempat mencapai tingkat terendah di aras 4.419 pada 25 Juni, indeks berfluktuasi di kisaran 4.500 – 4.800 sampai akhir Juni.

Setelah pidato Presiden mengantarkan RAPBN 2014, pada 16 Agustus 2013, indeks melorot tajam hingga Senin (26/08).

Tak tertahankan lagi, untuk pertama kalinya pertumbuhan indeks saham year on year (yoy) akhirnya memasuki zona merah dengan minus 0,6 persen. Year to date (ytd) sudah lebih dulu minus. Per 23/8/2013 tercatat minus 4,54 persen. Dalam US$ sudah barang tentu baik yoy maupun ytd kemerosotannya lebih dalam.