Peningakatan Biofuel Bisa Turunkan Defisit Perdagangan?


Salah satu kebijakan pemerintah untuk mengurangi tekanan defisit akun semasa (current account) adalah dengan menggenjot kandungan biofuel menjadi 10 persen dalam campuran solar. Dengan begitu impor solar akan turun. Pemerintah optimistik langkah ini bisa menurunkan impor BBM senilai 2 miliar dollar AS.

Kalau segala langkah berjalan lancar, memang impor BBM otomatis akan turun. Namun, apakah transaksi perdagangan akan membaik dan defisit akun semasa akan turun?

Belum tentu. Kalau biofuel berasal dari crude palm oil (CPO), dan tampaknya memang begitu, ceritanya bisa lain. Karena, CPO yang tadinya dialokasikan untuk diekspor beralih penggunaannya untuk biofuel di dalam negeri. Maka ekspor CPO turun, sehingga secara keseluruhan transaksi perdagangan luar negeri tak akan berubah, setidaknya secara berarti. Ini mirip dengan uang masuk ke kantong kanan, tetapi pada saat yang sama uang keluar di kantong kiri.

Walaupun demikian, kita mendukung langkah pemerintah ini dengan alasan lain, yaitu diversifikasi dan kemandirian energi, juga pengembangan energi terbarukan.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑